Jumat, 5 Juni 2026

Kecelakaan

Tiga Orang Tewas Tertimpa Tembok SPBU, Keluarga Jelaskan Kronologi dan Pemakaman

Tiga orang satu keluarga tewas tertimpa tembok pembatas SPBU di Tebet, Jakarta Selatan. Keluarga korban jelaskan kronologi dan pemakaman.

Tayang:
Penulis: Nurmahadi | Editor: Suprapto
PMI Jaksel
Petugas PMI Jakarta Selatan mengevakuasi korban robohnya tembok SPBU di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (21/1/2024). Tiga orang satu keluarga tewas tertimpa tembok pembatas SPBU di Tebet, Jakarta Selatan. Keluarga korban jelaskan kronologi dan pemakaman. 

Laporan Reporter Wartakotalive.com, Nurmahadi 

WARTAKOTALIVE.COM, TEBET- Tiga orang yang tewas dalam insiden robohnya tembok pembatas SPBU di Tebet, Jakarta Selatan, dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), untuk dilakukan otopsi.

Amri (40), anak korban, mengatakan saat ini ketiga jenazah masih berada di RSCM dan akan segera dimakamkan di TPU Jati Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, jika tak ada halangan.

"Insyaallah jika tidak ada halangan ketiga jenazah, akan dimakamkan malam ini juga di TPU Jati Menteng Dalam," kata dia kepada wartawan, Minggu (21/1/2024).

Amri mengatakan, dirinya masih menunggu ketiga jenazah selesai dimandikan di RSCM.

Setelah itu, kata dia, tiga jenazah tersebut akan dibawa ke masjid dekat tempat kejadian perkara (TKP) untuk disalatkan dan langsung dikuburkan.

"Kita tunggu jenazah selesai dimadikan lalu dibawa ke mesjid dekat TKP, langsung disalatkan. Selesai disalatkan langsung dimakamkan," ungkapnya.

Seperti diberitakan Wartakotalive.com sebelumnya, sebuah tembok pembatas SPBU di Tebet, Jakarta Selatan, roboh dan menimpa sejumlah orang, Minggu (21/1/2024) siang.

Baca juga: Breaking News: Tembok Pembatas SPBU di Tebet Roboh, Tiga Orang Tewas Tertimpa saat Sedang Berjualan 

Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan, Syamsul Huda, menuturkan, tiga orang meninggal dunia atas insiden tersebut.

Adapun korban tewas kata dia, ternyata masih satu keluarga, terdiri dari ayah, ibu dan satu anaknya.

Ketiganya yakni, Ami Kusuma Dewi (35), Sumedi Riyanto (80), dan Thio (74).

"Korban suami istri berjualan di pinggiran tembok," ujar Syamsul Huda kepada wartawan, Minggu 21 Januari.

Sementara itu, hanya satu orang yang selamat dari insiden tersebut, yakni cucu korban berinisial MF (8).

"Anaknya sedang berkunjung ke warung tersebut bersama cucunya yang selamat," tuturnya.

Di sisi lain, seorang saksi bernama Andre menuturkan, tiga orang yang tewas tersebut, tengah duduk di bawah tembok, sebelum peristiwa nahas itu terjadi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved