Berita Bekasi
BPBD Bekasi Ingatkan Potensi Curah Hujan Tinggi hingga Maret 2024
Dodi menjelaskan, masyarakat Kabupaten Bekasi secara umum sudah memiliki kemampuan untuk melakukan mitigasi bencana di lingkungannya.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI----- Pemerintah Kabupaten Bekasi melalui BadanPenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengimbau masyarakat untuk waspada bencana hidrometeorologi.
Potensi puncak musim hujan diprediksi pada Februari- Maret 2024 mendatang.
“Prakiraan dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), untuk Jawa Barat puncak musim penghujan di Februari-Maret. Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk sama sama mengantisipasi, dan siaga kebencanaan,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriadi, pada pada Senin (8/1/2024).
Dodi menjelaskan, masyarakat Kabupaten Bekasi secara umum sudah memiliki kemampuan untuk melakukan mitigasi bencana di lingkungannya.
Baca juga: APK Pemilu 2024 Dipasang di Instalasi Kelistrikan, Ini Imbauan dari PLN Bekasi untuk Hindari Bahaya
Terlebih, sebagian besar desa yang ada di Kabupaten Bekasi memiliki tim yang dibentuk BPBD Kabupaten Bekasi untuk mitigasi awal, seperti Desa Tangguh Bencana (Destana) dan relawan lainya.
“Kami imbau, untuk masyarakat agar membersihkan lingkungan, jangan membuang sampah ke sungai, dan kesiapsiagaan bencana yang sudah dilatih melalui Destana, Katana bisa diaplikasikan saat terjadi bencana," lanjutnya.
Dodi menyebutkan, untuk potensi bencana di musim hujan yang rawan terjadi di Kabupaten Bekasi yakni banjir, longsor dan puting beliung.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi terus melakukan kesiapsiagaan. Di antaranya menyiapkan logistik dan sarana prasarana pendukung dalam penanganan bencana.
Baca juga: Hujan Deras, Jalan Sukabungah Kabupaten Bekasi Ambles, Camat: Kami Sudah Koordinasi Banyak Pihak
“Kita bersama-sama dengan masyarakat melakukan mitigasi. Karena penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga seluruh komponen masyarakat," ujarnya.
Dodi menambahkan, untuk antisipasi bencana di musim hujan, pihaknya menyiagakan personel 24 jam untuk melayani masyarakat, terutama di daerah rawan bencana.
Sehingga ketika terjadi bencana penanganan akan lebih cepat.
“Kita persiapkan dari sekarang, sehinga apabila terjadi banjir, semuanya sudah siap. Termasuk sarana dan prasarana penanganan bencana. Kami semua siaga selama 24 jam,” tandasnya. (MAZ)
| Selama 3 Bulan, 47 Kasus Narkotika hingga Peredaran Obat Tramadol Terungkap di Kabupaten Bekasi |
|
|---|
| Data Pelanggan PLN Tak Jelas, DPRD Kebupaten Bekasi Curiga Ada Kebocoran Pajak |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Bekasi Soroti Pentingnya Kepemimpinan Lewat Retret |
|
|---|
| Warga Bekasi Kaget Tagihan PBB Sampai Rp 311 Juta, Biasanya Cuma Rp 200 Ribuan |
|
|---|
| Tingkatkan Jadi UHC Prioritas, Pemkab Bekasi Segera Lunasi Tunggakan BPJS Kesehatan |
|
|---|