Natal dan Tahun Baru

Kadin Indonesia Minta Pemerintah Awasi Pelaku Usaha Agar Tak Naikan Harga Saat Libur Nataru

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pemerintah untuk mengawasi pelaku usaha agar tidak menaikkan tarif dan harga secara seenaknya.

Wartakotalive/Yulianto
Aktivitas pengunjung saat menikmati pernak pernik Natal yang terpajang di Mal Senayan City, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2023). Menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pemerintah untuk mengawasi pelaku usaha agar tidak menaikkan tarif dan harga secara seenaknya.

Kadin khawatir, para pelaku usaha terlalu memanfaatkan momentum libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan kepuasan konsumen.

“Bila perlu dibuatkan surat imbauan atau aturan batas atas seperti harga hote, motel, cafe, restoran, transpotasi udara, kereta api, rental, pusat wisata dan warung makanan atau minuman tidak menaikkan harga yang nantinya akan mengurangi niat para warga untuk membelanjakan uangnya,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang pada Selasa (19/12/2023).

Sarman mengatakan, puncak arus mudik libur Natal diprediksi akan terjadi pada Jumat (22/12/2023) dan Sabtu (23/12/2023).

Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Selasa (26/12/2023) dan Rabu (27/12/2023).

Baca juga: Sejarah Jakarta: Bukan Hanya Semarak Saat Natal, Gereja Koinonia Juga Ramai Saat Idul Fitri

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Naik 30 Persen

Sementara itu puncak arus mudik libur tahun baru diprediksi akan terjadi pada Jumat (29/12/2023) dan Sabtu (30/12/2023), sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Senin (1/1/2024) dan Selasa (2/1/2024).

Kadin Indonesia juga mengimbau, warga yang melakukan perjalanan libur Nataru agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan mengingat munculnya sub varian EG.5 atau Eris yang kasusnya sudah muncul di Singapura dan Indonesia.

Semoga Perayaan natal 2023 dan liburan tahun baru berjalan lancar, aman, nyaman dan meriah.

Diberitakan sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran cuan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menembus Rp 80 triliun lebih.

Angka ini mengac u pada data Kementerian Perhubungan RI bahwa jumlah orang yang akan melakukan libur Nataru mencapai 107 juta orang atau setara dengan 26.750.000 keluarga.

“Jika kita asumsikan seperti pada mudik Idulfitri yang lalu membawa rata-rata 3 juta per keluarga maka potensi perputaran uang selama libur Natal dan Tahun baru 2023 diperkirakan mencapai Rp 80,250 triliun,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang dari keterangannya pada Selasa (19/12/2023). (faf) 

 

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved