Natal dan Tahun Baru
Kadin Indonesia Minta Pemerintah Awasi Pelaku Usaha Agar Tak Naikan Harga Saat Libur Nataru
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pemerintah untuk mengawasi pelaku usaha agar tidak menaikkan tarif dan harga secara seenaknya.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) mendorong pemerintah untuk mengawasi pelaku usaha agar tidak menaikkan tarif dan harga secara seenaknya.
Kadin khawatir, para pelaku usaha terlalu memanfaatkan momentum libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 untuk mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan kepuasan konsumen.
“Bila perlu dibuatkan surat imbauan atau aturan batas atas seperti harga hote, motel, cafe, restoran, transpotasi udara, kereta api, rental, pusat wisata dan warung makanan atau minuman tidak menaikkan harga yang nantinya akan mengurangi niat para warga untuk membelanjakan uangnya,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang pada Selasa (19/12/2023).
Sarman mengatakan, puncak arus mudik libur Natal diprediksi akan terjadi pada Jumat (22/12/2023) dan Sabtu (23/12/2023).
Sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Selasa (26/12/2023) dan Rabu (27/12/2023).
Baca juga: Sejarah Jakarta: Bukan Hanya Semarak Saat Natal, Gereja Koinonia Juga Ramai Saat Idul Fitri
Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan Naik 30 Persen
Sementara itu puncak arus mudik libur tahun baru diprediksi akan terjadi pada Jumat (29/12/2023) dan Sabtu (30/12/2023), sedangkan puncak arus balik diprediksi akan terjadi pada Senin (1/1/2024) dan Selasa (2/1/2024).
Kadin Indonesia juga mengimbau, warga yang melakukan perjalanan libur Nataru agar tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan mengingat munculnya sub varian EG.5 atau Eris yang kasusnya sudah muncul di Singapura dan Indonesia.
Semoga Perayaan natal 2023 dan liburan tahun baru berjalan lancar, aman, nyaman dan meriah.
Diberitakan sebelumnya, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi perputaran cuan saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menembus Rp 80 triliun lebih.
Angka ini mengac u pada data Kementerian Perhubungan RI bahwa jumlah orang yang akan melakukan libur Nataru mencapai 107 juta orang atau setara dengan 26.750.000 keluarga.
“Jika kita asumsikan seperti pada mudik Idulfitri yang lalu membawa rata-rata 3 juta per keluarga maka potensi perputaran uang selama libur Natal dan Tahun baru 2023 diperkirakan mencapai Rp 80,250 triliun,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang dari keterangannya pada Selasa (19/12/2023). (faf)
Rangkaian Acara Semarak Jakarta Mendunia di Malam Tahun Baru, Ada 14 Panggung Hiburan |
![]() |
---|
Jelang Tahun Baru 2025, Petugas Gabungan Waspadai Aksi Pemalakan di Jalur Alternatif Puncak Bogor |
![]() |
---|
Pemkot Jakbar akan Kerahkan 300 Personel dan Truk Pembersih untuk Sampah Tahun Baru |
![]() |
---|
Menteri Agama akan Pimpin Muhasabah Malam Tahun Baru 2025 di Monas |
![]() |
---|
Jelang Tahun Baru, Arah Puncak Mulai Macet Parah, Wisatawan Berangkat Awal Hindari Penutupan Jalur |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.