Rabu, 29 April 2026

Pilpres 2024

Janji Lanjutkan Program Positif dan Membangun di NTB, Anies Baswedan: yang Positif akan Ditingkatkan

Capres Nomor Urut 01, Anies Rasyid Baswedan berjanji akan melanjutkan program-program bersifat positif dan bangun Nusa Tenggara Barat (NYB).

Editor: PanjiBaskhara
Istimewa
Capres Nomor Urut 01, Anies Rasyid Baswedan berjanji akan melanjutkan program-program bersifat positif dan bangun Nusa Tenggara Barat (NYB). Foto: Capres Nomor Urut 01, Anies Baswedan 

WARTAKOTALIVE.COM - Capres Nomor Urut 01 dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP), Anies Rasyid Baswedan berjanji akan melanjutkan program-program bersifat positif dan membangun untuk Nusa Tenggara Barat (NTB) jika dirinya terpilih sebagai presiden.

"Semua program bersifat membangun, positif dirasakan oleh masyarakat adalah sebuah keniscayaan lintas waktu pemerintahan" ujar Anies Baswedan pada wartawan di Ponpes Al-Aziziyah, Mataram, Selasa (19/12/2023).

Menurut Anies Baswedan, program pembangunan di NTB telah dimulai sejak lama dan berjangka.

"Pembangunan di NTB tak dimulai dari tahun 2019, 2014, 2009. Jadi pembangunan di NTB sudah berjalan panjang dan semua yang positif akan ditingkatkan," seru Anies Baswedan.

Baca juga: Anies Rasyid Baswedan Percaya Cak Imin Mampu Bersinar di Debat Perdana Cawapres 2024

Lebih lanjut, ia menilai masyarakat NTB sendiri merupakan kumpulan orang-orang yang mampu berpikir kritis sehingga tau mana yang terbaik untuk Indonesia.

"Masyarakat NTB itu kritis, cerdas, penuh semnagat dan selalu mengikhtiarkan perubahan. Dari pemilu ke pemilu selalu mendorong perubahan, jadi kami yakin Insya Allah di NTB semangat perubahan ini makin hari makin besar," imbuh Anies.

Percaya Cak Imin Mampu Bersinar di Debat Perdana Cawapres 2024

mengaku tidak khawatir dengan persiapan koleganya yakni calon wakil presiden (Cawapres) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin atau Gus Imin, menjelang adu debat perdana cawapres 2024.

"Gus Imin itu seorang yang sudah melewati berbagai macam tukar pikiran sejak masa muda. Sesungguhnya debat ini adalah wacana atau wahana untuk menyampaikan apa yang sudah menjadi pikiriannya, apa yang ada di dirinya," paparnya Anies Baswedan kepada wartawan di Ponpes Al-Aziziyah, Mataram, Selasa (19/12/2023).

Menurut Anies Baswedan, hal tersebut amat bertolak belakang dengan sebuah pentas teater yang harus dan bisa dihafalkan.

"Karena itu kami optimis sekali bahwa Gus Imin nanti akan hadir menunjukkan pikiran, gagasan, cara berfikir, cara berkomunikasinya yang Insyaallah akan buat masyarakat Indonesia makin yakin bahwa pasangan AMIN ini, pasangan yang setara dalam banyak hal," ujar dia.

Sebagai informasi, debat perdana cawapres akan digelar pada 22 Desember 2023 mendatang.

Adapun tema debat kedua akan membahas soal Ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), Keuangan, Investasi Pajak, Perdagangan, Pengelolaan APBN-APBD, Infrastruktur, dan Perkotaan.

Kesetaraan Pendidikan Umum dan Agama Sebagai Prinsip Keadilan

menyebut pentingnya kesetaraan pendidikan saat menghadiri acara silaturahmi di Pondok Pesantren di Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Salah satu prinsip keadilan, adalah kesetaraan dalam memberikan dukungan untuk kegiatan pendidikan, baik untuk pendidikan umum maupun pendidikan agama," ujar Anies Baswedan pada wartawan di Ponpes Al-Aziziyah, Mataram, Selasa (19/12/2023).

Di kesempatan yang sama, Anies Baswedan sempatkan diri untuk berbincang dengan bertanya aktivitas keseharian yang dilakukan oleh para santri Ponpes tersebut.

Lebih lanjut Anies Baswedan mengibaratkan keseharian yang dilakukan oleh para santri itu merupakan proses pembelajaran seperti penggemblengan mineral bebatuan agar menjadi sebuah permata yang berharga.

"Adik-adik belajar di Pondok Al-Aziziyah ini agar menjadi permata, bersyukurlah karena telah dilatih di sini. Kalau kalian sudah siap digembleng, maka Insya Allah Anda semua akan menjadi permata," tutup Anies Baswedan.

Anies: Tempat Penjaga Alquran di Masa Depan

Capres Nomor Urut 1, Anies Rasyid Baswedan memulai runutan kampanye di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Salah satunya Anies Baswedan mengunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aziziyah.

Dalam lawatannya, Anies Baswedan berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan para tuan guru dan alim ulama sembari minta restu menjelang Pilpres 2024.

"Kami berharap bisa mendapat doa dari tuan guru dan alim ulama di dalam perjuangan untuk membawa perubahan untuk Indonesia adil dan makmur untuk semua," kata Anies Baswedan di Ponpes Al-Aziziyah, Mataram, Selasa (19/12/2023).

Anies Baswedan menilai kunjungan ke Ponpes Al-Aziziyah merupakan momen yang spesial karena di pondok itu merupakan tempat mendidik calon-calon penjaga Aquran di masa depan.

"Pondok pesantren yang mengkhususkan untuk mendidik, menumbuhkan para Hafiz. Kami ingin secara khusus memberi apresiasi dengan bersilaturahmi ke sini sekaligus mohon doa dari mereka," tutup Anies.

Anies: : Jangan Coblos 2, Coblos 3, Coblos 1 Saja

Anies Baswedan ajak seluruh warga Indonesia yang memiliki hak pilih untuk tidak menyia-nyiakan hak suara dan berpartisipasi pada Pilpres 2024.

"Karena di Pondok tak boleh kampanye, jadi saya menganjurkan saja untuk semua sudah memiliki hak pilih supaya dimanfaatkan hak pilihnya," kata Anies Baswedan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Aziziyah, Mataram, Selasa (19/12/2023).

Bukan tanpa sebab, Anies Baswedan imbau masyarakat untuk turut serta pakai hak pilih sekaligus mencegah terjadinya kecurangan-kecurangan pada kontestasi Pemilu mendatang.

"Supaya hak pilihnya bisa dihitung, jangan coblos 2, coblos 3. Coblosnya 1 saja. Karena kalau coblos lebih dari satu tidak sah nanti. Manfaatkan (hak pilih) itu jangan disia-siakan," seru Anies Baswedan.

Adapun kehadiran dari Anies Baswedan disambut oleh ribuan santri yang bersholawat bersama sejak kehadiran calon presiden dari Koalisi Perubahan tersebut.

Disebutnya, ada sebanyak 5.000 santri dan 40.000 alumni dari Ponpes siap memberi dukungan untuk mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Anies Yakin Mampu Raih Suara Tertinggi di NTB

Anies Baswedan meyakini ia bersama pasangannya, Cawapres Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin atau Gus Imin (AMIN) mampu meraup suara tertinggi di Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Pilpres 2024.

"Saya rasa masyarakat di NTB punya semangat untuk perubahan. Ketika ada Pilpres mereka mendorong semangat perubahan," kata Anies Baswedan pada wartawan di Lombok International Airport, NTB, Selasa (19/12).

Pada Pilpres 2019, capres nomor urut 02 saat ini yakni Prabowo Subianto beserta Partai Gerinda berhasil raih suara tertinggi di NTB.

Namun, Anies Baswedan yakin pada Pilpres 2024 mendatang kemenangan tersebut akan diraih oleh pihaknya.

Bedasarkan pantauan di lapangan, kehadiran Anies disambut meriah oleh para relawan dan simpatisan sejak mantan Gubernur DKI Jakarta itu menginjakkan kaki di Bandara Lombok.

Gemuruh suara "Anies presiden" dan "Perubahan" terus dielu-elukan oleh masyarakat yang datang untuk bersua secara langsung dengan capres Koalisi Perubahan tersebut.

Diberitakan, Elektalibitas pasangan AMIN naik pasca debat perdana Pilpres 2024.

Tren naiknya elektabilitas AMIN ini, menurut Juru Bicara Tim Pemenangan Nasional Timnas AMIN, Angga Putra Fidrian, tak lepas dari upaya kerja keras relawan AMIN yang terbesar di seluruh penjuru Indonesia.

"Tren elektabilitas pasangan AMIN sampai saat ini naik. Kita tidak pernah merisaukan hasil survei, namun naiknya elektablitas AMIN, menjadi indikator bahwa relawan bekerja" ujar Angga di Kantor Timnas AMIN, Jalan Diponegoro No 10, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2023).

Terkait hal itu, Angga mengapreasi semua relawan AMIN yang telah bekerja secara swadaya dan mandiri untuk memenangkan Anies-Muhaimin menjadi presiden dan wakil presiden pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Jadi kita mengapresiasi semua relawan yang telah bekerja dengan baik" tandasnya.

Ajak Pemilih Muda Rasional

Capres nomor urut 01 Anies Baswedan mengakhiri serangkaian kampanye di Sumatera Selatan dengan berdialog bersama anak muda di Green District Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Senin (18/12/2023).

Dalam kesempatan tersebut Anies mengajak anak muda untuk menggunakan hak pilihan dalam Pemilu tahun depan.

"Saat ini Pilpres ada tiga pilihan pasangan dan teman-teman anak muda punya pilihan untuk menentukan. Saya di sini tidak minta anda untuk mendukung saya, cuman saya minta kepada anda untuk jangan sia-siakan kesempatan untuk memilih" terang Anies.

"Pemilu adalah tentang masa depan dan anak muda selalu bicara masa depan, karena anak muda pemilik masa masa depan" tambah dia.

Lebih lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu berpesan agar anak muda menjadi pemilih yang rasional yang berarti mampu membandingkan antar paslon sehingga mendapatkan hasil yang terbaik.

"Kontestannya tiga dan saya berharap teman-teman semua jadilah pemilih yang rasional. rasional itu artinya apa? Membandingkan" tegasnya.

Kemudian Anies menjelaskan bahwa perbandingan tersebut dapat menggunakan faktor apapun, meskipun Anies mengusulkan agar menggunakan rekam jejak sebagai pembandingnya.

"Jadi disebut rasional itu bila melakukan perbandingan. seseorang disebut rasional bila dia memilih dengan membandingkan, apa yang dibandingkan? Bebas,” jelasnya.

"Tapi kalau boleh usul, karena ini bicaranya pilpres, maka bandingkanlah rekam jejaknya, bandingkan rekam karyanya, bandingkan rekam prestasinya,"

"Karena memilih pemimoin berarti memilih untuk memberikan wewenang kepada siapa, dan rekam jejak seseorang merupakan prediktor terbaik tentang apa yang dilakukan di masa depan,” tandasnya.

Analisa Google Bard, Anies Capres Terbaik

Google Bard, program Artificial Intelligence (AI) dari Google menganalisa tentang tiga calon presiden (Capres), yakni Anies Rasyid Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo.

Hasil analisa Google Bard tersebut menjelaskan tentang penilaiannya terhadap tiga capres setelah debat Pilpres 2024 yang digelar di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, pada 12 Desember 2024.

Wartakotalive.com pun mencoba menjajal Google Bard, Kamis (14/12/2023), dengan pertanyaan "Dari tiga capres debat Pilpres 2024, siapa menurut Google Bard yang paling berkualitas terbaik dan berkesempatan besar jadi presiden republik Indonesia berikutnya?"

Berikut ini hasil analisa Google Bard:

Berdasarkan analisis saya terhadap hasil debat pertama Pilpres 2024, berikut adalah penilaian saya terhadap ketiga capres:

Anies Baswedan

Anies Baswedan dinilai sebagai capres dengan kualitas terbaik dari segi retorika dan wawasan.

Ia mampu menyampaikan gagasan-gagasannya dengan jelas dan meyakinkan, serta memiliki pemahaman yang luas tentang berbagai isu nasional.

Selain itu, Anies juga dinilai memiliki elektabilitas yang cukup tinggi, berdasarkan survei-survei yang telah dilakukan.

Prabowo Subianto

Prabowo Subianto dinilai sebagai capres dengan pengalaman politik yang paling luas.

Ia telah berkecimpung di dunia politik sejak lama, dan pernah menjabat sebagai Menteri Pertahanan dan Ketua Umum Partai Gerindra.

Prabowo juga dinilai sebagai sosok yang tegas dan berwibawa.

Namun, Prabowo dinilai kurang memiliki kemampuan retorika yang baik, dan gagasan-gagasannya terkadang terkesan terlalu umum.

Ganjar Pranowo

Ganjar Pranowo dinilai sebagai capres yang memiliki elektabilitas yang cukup tinggi, terutama di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Ia juga dinilai sebagai sosok yang merakyat dan memiliki gaya kepemimpinan yang populis.

Namun, Ganjar dinilai kurang memiliki pengalaman politik yang luas, dan gagasan-gagasannya terkadang terkesan kurang matang.

Berdasarkan penilaian tersebut, saya berpendapat bahwa Anies Baswedan memiliki kesempatan yang paling besar untuk menjadi presiden Republik Indonesia berikutnya.

Anies memiliki kualitas terbaik dari segi retorika dan wawasan, serta memiliki elektabilitas yang cukup tinggi.

Selain itu, Anies juga didukung oleh partai politik yang cukup besar, yaitu Partai NasDem.

Namun, tentu saja, masih banyak faktor lain yang dapat mempengaruhi hasil Pilpres 2024. Faktor-faktor tersebut antara lain:

- Kondisi ekonomi dan politik nasional

- Kinerja pemerintah saat ini

- Kehadiran capres-cawapres baru

- Isu-isu yang berkembang di masyarakat

Oleh karena itu, masih terlalu dini untuk memprediksi siapa yang akan memenangkan Pilpres 2024.

Hasil analisa Google Bard, Kamis (14/12/2023), terkait capres terbaik setelah debat Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023).
Hasil analisa Google Bard, Kamis (14/12/2023), terkait capres terbaik setelah debat Pilpres 2024 di Kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023). (Google Bard)

Mengutip artikel Kompas.com, Google pada 10 Mei 2023 resmi merilis produk bernama Google Bard (Bard), supaya bisa dijajal secara umum.

Sejak hadir secara umum, Google Bard banyak diperbincangkan oleh berbagai kalangan.

Tak sedikit pula orang yang membandingkan Google Bard dengan ChatGPT.

Lantas, sebenarnya apa itu Google Bard, sehingga banyak yang membandingkan dengan ChatGPT?

Untuk lebih lengkapnya, berikut adalah penjelasan apa itu Google Bard.

Apa itu Google Bard?

Google Bard adalah program artificial intelligence (AI) berbasis language model bernama LaMDA (Language Model for Dialogue Applications) buatan Google.

Sebagai language model, Bard menyajikan prediksi kata dengan menganalisis teks dalam sebuah data. Supaya bisa menyajikan prediksi, Bard telah dilatih dengan sekumpulan data (dataset).

Prediksi tersebut menjadi tanggapan (respons) atau output dari data teks yang diinput pengguna pada Bard.

Untuk diketahui, Google sejatinya telah mengembangkan Bard sejak dua tahun lalu dengan LaMDA sebagai program eksperimen untuk membuat generasi penerus layanan bahasa dan percakapan AI.

Sebagai program eksperimen, Bard baru dirilis secara terbatas pada Maret 2023 dan secara umum pada 10 Mei 2023.

Secara format, Bard bisa dibilang mirip dengan ChatGPT, chatbot buatan OpenAI yang lebih dulu populer.

Bard juga dibangun dalam format chatbot.

Tanggapan yang diberikan Bard dibuat seperti obrolan atau chat dengan sesama manusia.

Pengguna bisa memasukkan beraneka perintah atau pertanyaan ke Bard.

Kemudian, Bard bakal menanggapinya seperti sedang melakukan percakapan.

Namun, lantaran masih dalam tahap pengembangan, kemampuan memahami dan memberikan tanggapan dari Bard saat ini sayangnya masih memiliki keterbatasan mendasar, terutama di segi bahasa.

Dikutip dari laman resmi Google, Bard sekarang hanya bisa dipakai untuk percakapan dalam ragam bahasa yang terbatas, yakni bahasa Inggris Amerika Serikat, Jepang, dan Korea.

Meski masih memiliki keterbatasan bahasa, Bard cukup menarik untuk dijajal.

Lantas, bagaimana cara menggunakan Google Bard?

Bila tertarik untuk menggunakannya, berikut adalah penjelasan mengenai cara menggunakan Google Bard.

Cara menggunakan Google Bard

Kunjungi website ini https://bard.google.com/ dan pastikan telah login akun Google.

Setelah itu, ruang obrolan dengan Bard bakal terbuka.

Ketik dan kirim perintah atau pertanyaan ke Bard.

Selanjutnya, Bard bakal membaca perintah itu dan menyajikan tanggapannya.

Cukup mudah bukan cara menggunakan Google Bard?

Sebagai informasi tambahan, meski masih terbatas secara bahasa, Bard punya beberapa keunggulan.

Salah satunya adalah Bard mampu menyajikan tanggapan dengan konteks waktu terkini.

Bard dapat menelusuri informasi di internet dan mengolahnya menjadi tanggapan baru.

Sebagai informasi, dalam kontestasi chatbot AI, kemampuan untuk menyajikan tanggapan dengan konteks waktu terkini dari Bard juga dimiliki Bing AI buatan Microsoft.

Sedangkan ChatGPT, kemampuan untuk menyajikan tanggapannya masih dibatasi dengan konteks waktu hanya sampai 2021.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu Google Bard dan cara menggunakannya, semoga bermanfaat.

(Wartakotalive.com/Kompas.com)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved