Sabtu, 25 April 2026

Pilpres 2024

Ganjar Tegaskan Komitmennya Sikat Korupsi dan Tegakkan UU Perampasan Aset

Menurut Ganjar, tindakan pencegahan korupsi wajib untuk diajarkan dan diedukasi ke masyarakat sejak dini

Editor: Feryanto Hadi
YouTube KPU RI
Capres Nomor Urut 03, Ganjar Pranowo dalam debat Pilpres 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Kecamatan Menten, Jakarta Pusat, Selasa (12/12/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Rahmat W Nugraha 


WARTAKOTALIVE.COM, YOGYAKARTA - Capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo, kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan korupsi dan menjalankan UU Perampasan Aset koruptor jika terpilih menjadi Presiden RI 2024-2029 mendatang.

Hal itu diungkapkan Ganjar, usai menghadiri dies natalis Universitas Gadjah Mada (UGM) ke-74 di Graha Sabha Pramana UGM, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (19/12/2023).

Ganjar mengatakan, komitmen untuk memberangus korupsi harus ditunjukkan dengan sikap yang tidak hanya sekadar dengan tindakan, tetapi juga dibarengi dengan keinginan bersama untuk mencegah tindak korupsi.

"Perampasan aset harus segera karena itu yang menjadi tuntutan masyarakat, karena tidak hanya sekadar tindakan saja tetapi pencegahan jauh lebih penting juga," ujar Ganjar di lokasi.

Alumnus Fakultas Hukum UGM itu menambahkan, tindakan pencegahan korupsi wajib untuk diajarkan dan diedukasi ke masyarakat sejak dini.

Baca juga: Ganjar Pranowo PeDe Mahfud MD Kuasai Debat Cawapres, Disebut Sosok Cerdas

Menurut Ganjar, tindak penyelewengan seperti korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) adalah perilaku dasar manusia yang harus dihindari sejak dini agar perilaku tersebut tidak mengakar dan meluas.

"Itulah mengapa pentingnya pendidikan antikorupsi sejak dini," ucap Ganjar.

Sejak menjabat Gubernur Jawa Tengah selama dua periode, komitmen Ganjar dalam pemberantasan korupsi sudah ditunjukkan sejak awal kepemimpinannya.

Membawa slogan 'Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi' atau tidak korupsi dan tidak berkhianat, Ganjar selalu menekankan ke jajarannya maupun ke masyarakat untuk menghindari tindak korupsi sejak dini.

Komitmen itu kemudian ditegaskan lagi oleh Ganjar dengan meneken kerja sama ke KPK dengan seluruh kepala daerah se-Jawa Tengah terkait pencegahan korupsi. 

Kini, Ganjar pun terus membawa komitmen itu ke tingkat yang lebih luas lagi di tingkat nasional. Melalui keyakinan tersebut, Ganjar ingin menghapus korupsi hingga ke akar-akarnya.

"Maka waktu kerja sama dengan KPK untuk 35 bupati dan wali kota menandatangani kesepakatan komitmen pendidikan sejak dini, bahkan sejak PAUD itu jauh lebih penting karena itu investasi jangka panjang membentuk karakter dan merubah perilaku untuk mencegah hal-hal yang buruk," tegas Ganjar.

Sejak resmi menjadi Capres 2024, Ganjar telah menunjukkan keinginnanya untuk memberantas korupsi di tanah air dengan pernyataan bakal menyeret seluruh koruptor ke Nusakambangan.

Pernyataan itu lantas terus dibawa Ganjar bersama pasangannya, Mahfud MD, untuk memperlihatkan keseriusannya dalam membasmi korupsi, menegakkan hukum dan keadilan setegak-tegaknya

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved