Bantu Daftar Pembukaan Tabungan Haji, Pos Indonesia dan Bank Muamalat Jalin Sinergi
PT Pos Indonesia (Persero) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kemitraan untuk pendaftaran pembukaan tabungan haji dan porsi haji.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) bersama PT Bank Muamalat Indonesia Tbk menjalin kemitraan untuk pendaftaran pembukaan tabungan haji dan porsi haji untuk mudahkan masyarakat lakukan ibadah haji.
Senior Vice President (SVP) Consumer Business Pos Indonesia, Zuhed Nur mengatakan pihaknya siap berkolaborasi dan memberikan pelayanan untuk umat Islam yang melakukan ibadah haji.
“Kantorpos kami bisa melayani siapapun umat Islam yang berkeinginan untuk melakukan ibadah haji, pergi haji bisa daftar di Kantorpos kami,” ujar Zuhed, lewat keterangan, Senin (18/12/2023).
"Jadi insyaallah, kami start tahun 2024, kami sudah bisa buka kantor cabang kami sudah bisa melayani pendaftaran haji dan untuk pembukaan rekening," lanjutnya.
Baca juga: Potensi Pemilih Enggan Coblos Surat Suara Legislatif Cukup Besar, KPU Minta Caleg Sosialisasi
Direktur Utama Bank Muamalat Indonesia Indra Falatehan mengungkapkan kolaborasi dengan Pos Indonesia akan sangat membantu pihaknya untuk menjangkau masyarakat yang ingin ibadah haji.
"Kami ingin partisipasi, aktif dari semua warga negara Indonesia yang sudah mampu berangkat haji bisa melalui semua channel yang ada di PT Pos," kata Indra Falatehan.
Masyarakat bisa melakukan pendaftaran ibadah haji dengan membuka rekening melalui layanan digital mereka, Muamalat DIN dan juga aplikasi Pospay superapp milik Pos Indonesia.
"Tidak ada minimal saldo membuka rekening. Karena untuk pembukaan M-DIN saldonya nol sudah bisa bikin rekening. Kalau melalui jaringan PT Pos atau Pospay juga tidak ada minimal saldo," tambahnya.
Anggota Badan Pelaksana, BPKH Harry Alexander mengatakan BPKH ingin agar kerja sama ini bisa memberikan pelayanan yang lebih luas kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah haji.
Baca juga: Dukung Peran Perempuan di Keluarga, TKN Prabowo-Gibran: Banyak yang Bekerja dan Putar Otak
"Mudah-mudahan bentuk pelayanan lebih dekat ke masyarakat ini bisa dimanfaatkan," katanya.
Harry juga menjamin kerja sama antara keduanya sangat dijamin keamanan dan dapat dipercaya. Apalagi, BPKH melakukan pengawasan dan sudah melakukan pengelolaan keuangan dengan aman.
"Kami menerapkan penempatan dan investasi BPKH yang pertama harus syariah, kedua hati-hati. Karena prinsip dasar kami hati-hati. Dan ketiga, presiden melihat penempatan kita di SDSN, surat berharga, di penempatan deposito perbankan syariah itu aman," kata Harry.
Harry juga percaya kredibilitas Pos Indonesia melakukan pelayanan ini terhadap masyarakat, mengingat sekarang ini memiliki 4.500 kantor cabang Kantorpos di Indonesia.
"Kami memiliki target 10 ribu pos pendaftaran haji. Setengahnya saja sudah diisi Kantorpos. Tentu ini akan terus kami kembangkan. Insyaallah, BPKH akan terus siap melayani jemaah haji," tutur Harry.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/PT-Pos-Indonesia-Persero-bersama-PT-Bank-Muamalat-Indonesia-Tbk-menjalin-kemitraan.jpg)