Sabtu, 18 April 2026

Pemilu 2024

Gede Widiade, Senior Sepak Bola Indonesia jadi Bendum Timnas AMIN

Gede Widiade, Senior Sepak Bola Indonesia jadi Bendum Timnas AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar)

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Tim pemenangan nasional AMIN (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) diumumkan di Rumah Tim Pemenangan AMIN, Jalan Diponegoro Nomor 10, Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa (14/11/2023 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-Mantan Dirut Persija Jakarta dan senior pemerhati sepak bola Gede Widiade terpilih menjadi Bendahara Umum (Bendum) Timnas AMIN (Bacapres Anies Baswedan dan Bacawapres Gus Muhaimin Iskandar).

Malang melintang di dunia sepakbola, terpilihnya Gede menjadi bendum di Timnas AMIN, menunjukkan kekuatan AMIN dari segi olahraga.

Terlebih, Gede adalah seorang yang memiliki pengalaman manajerial di sepak bola mulai dari Dirut Persija Jakarta, Persebaya, hingga Persiba.

“Kita, bangsa Indonesia, butuh perubahan nyata bukan hanya gimmick saja. Mari terus menyuarakan perubahan yang nyata, bukan sekadar gimmick. Bacapres Anies Baswedan dan Bacawapres Gus Muhaimin Iskandar adalah sosok yang paling pantas memimpin Indonesia pada 2024 mendatang," ungkap Gede.

"Beliau berdua punya rekam jejak, kapasitas, integritas, dan moralitas mumpuni untuk mewujudkan keadilan sosial di negara kita,” jelasnya.

Sebelumnya, Gede menyatakan keyakinannya jika Anies menjadi presiden, Anies akan mampu membangun stadion berstandar FIFA seperti Jakarta International Stadium (JIS) di provinsi lain di Tanah Air.

“Saya kenal beliau. Kalau Pak Anies sudah mengamati, memperhatikan, dan semuanya memungkinkan apalagi kalau beliau sudah berjanji insyaallah akan ditepati. Apalagi kalau pembangunan stadion tersebut untuk membahagiakan rakyat banyak, khususnya masyarakat pencinta sepak bola. Pak Anies sangat concern di sana,” terang Gede. 

Gede Widiade pernah memegang kendali manajemen Persebaya Junior yang berkiprah di Piala Soeratin tahun 2002.

Lalu, Gede menjadi CEO Persebaya 1927 periode 2011-2013 di Liga Primer Indonesia.

Selepas dari Persebaya 1927, Gede menjadi pemilik saham mayoritas di PS Mojokerto Putera sebelum memegang kendali Persebaya Divisi Utama yang menjadi Bhayangkara FC. 

Pria kelahiran Tuban ini kemudian didaulat menjadi Direktur Utama Persija Jakarta dengan prestasi terbaik gelar juara Liga 1 2018 dan berjaya pada turnamen Boost Sport Fix Super Cup di Malaysia dan Piala Presiden.

Gede kemudian melanjutkan kiprahnya sebagai pengelola klub dengan menjadi pemilik saham mayoritas Persiba Balikpapan. (****)

Baca Berita WARTAKOTALIVE.COM lainnya di Google News

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved