Selasa, 28 April 2026

Berita Internasional

6 WNI dan 3 Relawan Mer-C Masih Terjebak di Gaza, Menlu Berusaha Evakuasi

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengungkap tiga relawan MER-C menolak dievakuasi dari Gaza, Palestina.

Yuri CORTEZ / AFP
Gambar yang diambil dari perbatasan Israel dengan Jalur Gaza pada 30 Oktober 2023, menunjukkan asap mengepul selama pemboman Israel di utara Jalur Gaza, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia masih berusaha untuk mengevakuasi WNI di Jalur Gaza, Palestina

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengungkap tiga relawan MER-C menolak dievakuasi dari Gaza, Palestina.

Mereka beralasan ingin tetap membantu rakyat Palestina yang mengalami kesulitan.

Menurutnya, tiga relawan MER-C itu membantu RS Indonesia di Gaza Utara.

Rumah sakit itu biasa memberikan bantuan kepada masyarakat sipil Palestina yang terluka akibat serangan dari Israel.

"WNI ada 3 di Gaza Utara ada 3 itu relawan MER-C yang beliau itu bekerja juga membantu RS Indonesia di Gaza Utara. Yang MER-C itu sudah kita hubungi terus menyatakan beliau memutuskan untuk tetap tinggal (di Gaza)," kata Retno di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11/2023).

Baca juga: Pemerintah Mulai Mengirim Bantuan dari Masyarakat Indonesia Untuk Warga Palestina di Gaza

Di siai lain, Retno menuturkan pihaknya masih berupaya untuk mengevakuasi satu keluarga WNI yang masih terjebak di Gaza Selatan.

Rinciannya, satu ayah, dua anak dan seorang istri yang merupakan Warga Negara Asing (WNA).

"Jadi yang masih ada di sana kalau dihitung dari WNI-nya ada 6 orang. 4 sudah keluar yang 6 masih di sana," pungkasnya.

Bantuan 51 ton 
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengirim bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza.

Total, ada 51,5 ton bantuan berupa bahan makanan, alat medis hingga selimut dan tenda.

Menurut Jokowi, bantuan ini merupakan wujud solidaritas dan kepedulian bangsa Indonesia terhadap tragedi kemanusiaan yang terjadi di Gaza karena serangan Israel.

"Ini merupakan wujud solidaritas Indonesia, wujud kepedulian bangsa Indonesia terhadap kemanusiaan, karena tragedi kemanusiaan yang ada di Gaza tidak dapat diterima dan harus sesegera mungkin dihentikan," kata Jokowi di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2023).

Baca juga: Indonesia Kirim Bantuan ke Palestina, Prabowo: Rumah Sakit TNI Siap Tampung Pasien Korban Perang

Jokowi bersama sejumlah menteri lepas bantuan ke Palestina di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11/2023)
Jokowi bersama sejumlah menteri lepas bantuan ke Palestina di Bandara Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11/2023) (Wartakotalive/Alfian Firmansyah)

Ia mengingatkan bahwa posisi Indonesia tidak berubah mengenai Palestina. Menurutnya, tanah air bakal tetap berada di barisan pendukung perjuangan Palestina.

"Saya ingin menekankan kembali bahwa Indonesia akan terus bersama perjuangan bangsa Palestina," katanya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved