Berita Jakarta
Pria Paruh Baya Luka Parah usai Lompat dari Flyover Pondok Bambu, Begini Kesaksian Warga
Seorang warga sekitar Soni menjelaskan peristiwa tersebut sempat membuat heboh pengendara yang melintas.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Feryanto Hadi
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra
WARTAKOTALIVE.COM, DUREN SAWIT - Seorang pria diduga melompat dari ketinggian lebih kurang 10 meter Flyover Pondok Bambu, kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (31/10/2023) sekira pukul 15.00 WIB.
Seorang warga sekitar Soni menjelaskan peristiwa tersebut sempat membuat heboh pengendara yang melintas.
Pasalnya pria yang diduga melompat itu secara mengejutkan sudah tergeletak di tengah jalan raya Pondok Bambu dan menutup akses kendaraan yang melintas.
“Ada mobil yang melintas terus berhenti tiba-tiba karena ada pria tergeletak. Warga takut juga mengangkatnya, akhirnya ada rombongan anak SMP yang gotong ke bahu jalan (trotoar jalan) itu prianya,” kata Soni saat ditemui awak media di lokasi, Selasa (31/10/2023).
Baca juga: Mahasiswi Lompat dari Lantai 4 Mal di Semarang, Tinggalkan Pesan untuk Ibunda: Gak Kuat Lagi
Soni mengaku belum mengetahui motif diduga terjun bebasnya pria tersebut.
Sebab ketika ditanya warga, pria tersebut hanya menjerit kesakitan karena tulang bagian pinggangnya yang patah.
“Kepala tidak bocor, hanya saja tulang pinggangnya patah itu,” ujarnya.
Soni mengungkapkan pria tersebut selanjutnya dibawa petugas Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Timur menggunakan ambulans ke Rumah Sakit (RS) terdekat untuk mendapatkan penangan medis.
Baca juga: Kasus Perundungan Siswi SMP di Sawangan Depok Bermula Pelaku Diprovokasi oleh Teman Laki-laki
Lansia yang Lompat dari Lantai 3 Mal Taman Anggrek
Sebelumnya, di lokasi terpisah, seorang wanita lanjut usia (lansia) berinisial NIK (62) lompat dari lantai 3 Mal Taman Anggrek, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Kamis (26/10/2023) lalu
usut punya usur, wanita tesebut rupanya frustasi karena penyakitnya.
Hal itu sebagaimana disampaikan Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono saat ditemui di Mapolsek Tanjung Duren, Jakarta Barat, Jumat (27/10/2023).
"Kebetulan dari pihak keluarga juga sudah datang kemarin ke polsek dan sudah kami mintai beberapa keterangan, dugaan kuat kami karena memang adanya rasa frustasi," kata Muharram.
"Karena yang kami dapatkan juga informasi dari keluarga bahwa yang bersangkutan ini punya masalah di kesehatannya," lanjut dia.
Kendati begitu, Muharram tidak merinci penyakit apa yang sebenarnya diderita oleh korban NIK sehingga nekat mengakhiri hidupnya.
"Iya sakit, namun tidak bisa kami ungkapkan karena privasi keluarga, yang jelas mungkin yang bersangkutan memiliki alasan kesehatan sehingga ini menimbulkan beban pikiran, sehingga korban nelakukan upaya bunuh diri," katanya.
Muharram memastikan, tidak ada surat wasiat atau kalimat terakhir yang disuratkan almarhum.
Pasalnya, kata dia, pihaknya hanya menemukan sendal korban di sekitar lokasi serta barang yang dikenakannya saja.
"Jadi barang bukti yang ditemukan di TKP itu hanya barang-barang yang digunakan atau dipakai, alas kaki yang digunakan oleh korban. Karena korban juga untuk alas kaki itu terpisah," ungkap Muharram.
"(Alas kaki) dilepas di lantai 3, di mana dia akan melompat. Alas kaki ditemukan di lantai 3 berupa sendal dan korban ditemukan di lantai 1 atau lobi Atrium Mal Taman Anggrek," imbuhnya.
Baca juga: Tragis, Nenek Berusia 62 Tahun Terjun Bebas dari Lantai 3 Mal Taman Anggrek
Lebih lanjut, Muharram menyampaikan jika sebelum peristiwa tersebut, korban terlihat tengah kebingungan ketika masuk ke Mal Taman Anggrek.
Dia terlihat mencari tempat yang tak terpantau CCTV dengan melihat situasi ke sisi kanan dan kiri.
"Kami melihat dari CCTV seperti baru pertama kali (berkunjung), walaupun di CCTV itu yang bersangkutan terlihat memang dia seperti mencari tempat," katanya.
"Karena di lantai 2 atau tertangkap CCTV juga almarhumah ini melihat-lihat situasi kanan-kiri dan terjadilah di lantai 3 (korban lompat)," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, pengunjung Mal Taman Anggrek sempat dihebohkan dengan seorang wanita lanjut usia (lansia) yang tiba-tiba mengakhiri hidup dengan cara terjun bebas dari lantai 3 ke lobi dasar yang jaraknya mencapai 35 meter, Kamis (26/10/2023) sore.
Baca juga: Pria Mabuk Meracau Ingin Susul Ayah, Lompat ke Kali Cengkareng, SAR Temukan Meninggal Dunia
Dari video amatir yang beredar di media sosial, nampak lansia itu terkapar di lantai dasar dengan posisi telungkup dan bersimbah darah.
Pengunjung mal yang saat itu berada di sekitar lokasi pun langsung berkerumun untuk menyaksikan peristiwa nahas tersebut.
Terkait hal itu, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Muharram Wibisono membenarkannya.
Menurutnya, wanita itu berinisial NIK (62) yang merupakan warga Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
"Telah terjadi ada seseorang yang melakukan bunuh diri di Mal Taman Anggrek, di mana yang bersangkutan melompat dari lantai 3, kemudian terjatuh tepat di lobi Atrium Mal Taman Anggrek," uap Muharram saat ditemui di Mapolsek Tanjung Duren, Jumat (27/10/2023).
Baca juga: Mahasiswi Lompat dari Lantai 4 Mal di Semarang, Tinggalkan Pesan untuk Ibunda: Gak Kuat Lagi
Dia berujar, pada saat NIK mengakhiri hidup, mal sedang dalam kondisi ramai lantaran sedang ada pameran terkait game.
Dari rekaman CCTV yang ada, kata Muharram, korban nampak masuk dari lobi utama hingga ke lantai 3 dengan kondisi bingung.
"Korban sendiri ini memang dari awal masuk mal tersebut yang melalui lobi utama kemudian kami telusuri juga yang bersangkutan naik ke lantai 2, hingga ke tempat lantai 3, di mana korban melalkukan upaya bunuh diri," kata dia.
"Dan memang dari CCTV juga terlihat sepeti orang kebingungan. Kemudian ketika sampai lantai 3, saksi melihat korban mau melakukan upaya bunuh diri," imbuhnya.
Namun belum sempat berhasil diselamatkan, NIK yang sudah berada di pinggir kaca lantai 3 itu, langsung melompat ke lantai dasar mal.
Sebelumnya, Muharram menyampaikan jika korban sempat membuka alas kaki terlebih dahulu sebelum melompat untuk mengakhiri hidupnya.
"Jadi barang bukti yang ditemukan di TKP itu hanya barang-barang yang digunakan atau dipakai alas kaki yang digunakan oleh korban," katanya.
"Karena korban juga untuk alas kaki itu terpisah. (Alas kaki) dilepas di lantai 3, di mana dia akan melompat. Alas kaki ditemukan di lantai 3 berupa sendal dan korban ditemukan di lantai 1 atau lobi Atrium Mal Taman Anggrek," katanya lagi.
Adapun usai kejadian, jenazah korban langsung dikirim ke RS Polri Kramat Jati untuk autopsi.
"Untuk luka, kalau kami lihat secara kasat mata memang dari luka di tangan patah ya dan juga remuk ya di sekitaran dada dan wajah dan juga mengalami benturan yang keras, sehingga bisa dikatakan dari lantai 3 kemungkinan ketinggian sekitar 30-35 meter," pungkasnya. (m40)
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Pria-lompat-dari-flyover-Pondok-Bambu.jpg)