Selasa, 21 April 2026

Kecelakaan

Jembatan Kaca Banyumas Pecah 1 Wisatawan Tewas, Pengelolan Tidak Perhatikan Keamanan

Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan tim ahli diterjunkan untuk memeriksa kondisi jembatan kaca yang pecah.

Permata Putra/Tribunbanyumas.com
Jembatan kaca yang merupakan lokasi kejadian seorang wisatawan tewas terjatuh lantaran lantai kaca yang pecah di Wisata Hutan Pinus Limpakuwus, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Rabu (25/10/2023) sekira pukul 10.00 WIB. Tampak ada kaca yang pecah di lantai jembatan. 

WARTAKOTALIVE.COM - Kecelakaan mengerikan terjadi di lokasi Wisata The Geong Hutan Pinus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, jembatan kaca pecah mengakibatkan seorang wisatawan tewas 

Peristiwa ini terjadi pada Rabu (25/10/2023) pukul 10.00 WIB. 

Satreskrim Polresta Banyumas telah memeriksa pengelola wisata dan memeriksa kelaikan jembatan kaca.

Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan tim ahli diterjunkan untuk memeriksa kondisi jembatan kaca yang pecah.

"Termasuk apakah dilihat dari kajian ini jembatan layak atau tidak," paparnya, Rabu (25/10/2023), dikutip dari TribunBanyumas.com.

Sementara itu, petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Imam Wibowo menyatakan kaca yang digunakan pengelola wisata yakni kaca tipe tempered.

Baca juga: VIDEO : Viral Dodhy Kangen Band Dibentak Pria di Lampung saat Hendak Tolong Korban Kecelakaan

Menurut Imam Wibowo, timnya menyelidiki kaca yang sudah pecah mulai dari ketebalan hingga penyebab kaca pecah.

"Kita lihat jatuhnya kaca yang pecah bukan konstruksinya. Baru melihat jenis kaca dan tipe kaca tempered dan kita akan ukur ketebalan secara detail dan tiap kaca beda perlakuan sendiri apakah pecahnya jadi serpihan atau lempengan," sambungnya.

Ia menambahkan pengeloa wisata seharusnya memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) penggunaan jembatan kaca.

"Kaca ini mesti dilihat apa yang direncanakan pemilik wahana misal untuk beban berapa dan berapa orang," terangnya.

 Perilaku pengunjung juga diteliti agar ketebalan kaca yang digunakan dapat disesuaikan.

"Penyebabnya sendiri belum tahu tapi kaca yang pecah adalah satu lempeng ukuran kaca 122.4 cm."

"Kalau lihat tempat jatuhnya itu di dekat sama tumpuan, bukan karena di konstruksi tapi kami belum bisa menyimpulkan," bebernya.

Baca juga: Baru Viral Karena Mewah, Begini Penampakan KA Argo Semeru Compartment Suite Usai Kecelakaan

Sebelumnya, penjaga toilet wisata yang menjadi saksi mata, Sanarto menjelaskan saat insiden jembatan kaca pecah ada 11 pengunjung yang ada di atas jembatan tersebut.

Para pengunjung yang berada di atas jembatan kaca terpisah ke dalam dua kelompok.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved