Selasa, 5 Mei 2026

Berita Jakarta

Heru Budi Hartono Jadikan Manusia Nilai Tertinggi dalam Langkah Kebijakannya

Anggota DPD Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni mengapresiasi kepiawaian kinerja Pj. Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Tayang: | Diperbarui:
dok. Pemprov DKI Jakarta
Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta Heru Budi Hartono sedang berbincang dengan pedagang telur saat melakukan kunjungan ke salah satu pasar di Jakarta beberapa waktu lalu. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kepemimpinan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat Gubernur Provinsi DKI Jakarta genap setahun pada Selasa (17/10/2023).

Banyak pihak yang mengapresiasi kepiawaian Heru memimpin Jakarta, karena mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Seperti dikatakan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi DKI Jakarta Sylviana Murni.

Menurut dia, banyak torehan prestasi yang diraih Heru. Selain itu, ia menilai, Heru juga berhasil menjalin sinergi antara Pemerintah DKI dengan Pemerintah Pusat.

"Melihat apa yang sudah dilakukan seperti halnya mengoptimalkan transportasi publik LRT, MRT, dan sebagainya. Kemudian yang fenomenal adalah penuntasan sodetan Kali Ciliwung yang merupakan pengendalian banjir,” jelasnya.

Kemudian, Lanjut Sylvia, reformasi birokrasi yang dibangun cukup baik. Lalu, terkait polusi udara memang masalah klasik yang hampir pasti setiap kepemimpinan gubernur akan mengalami masa itu.

"Tapi kita lihat kesungguhan dan kekompakan pusat dan daerah untuk mengatasi polusi udara, Mas Heru berhasil merajut sinergi lintas sektor,” imbuhnya.

Ia menilai, Heru juga telah menghadirkan suasana kepemimpinan humanis yang kebijakannya selalu berpijak pada kemanusiaan, sehingga dapat menyelesaikan kewajiban terhadap warga yang terdampak pembangunan.

“Sebagai contoh warga eks Kampung Bayam bisa dengan sadar dan sukarela akhirnya pindah ke rumah susun yang disediakan. Di samping itu, Mas Heru juga bisa lakukan pengendalian ekonomi serta perbaikan mutu pendidikan,” papar Sylvia.

Untuk itu, Slyvia menitipkan Jakarta agar bisa dibangun lebih baik lagi. Jakarta tidak akan menjadi Ibu Kota lagi, tapi jadi Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

"Cita-cita Jakarta menjadi Kota Global itu pasti kita dukung, tapi pengembangan budaya Betawi juga perlu lebih ditingkatkan lagi,” imbuhnya.

Memanusiakan manusia

Apresiasi disampaikan pula Pengamat Kebijakan Publik dari GMT Institute Agustinus Tamtama Putera. Menurut dia, Heru pemimpin yang memiliki visi ke depan, serta kuat dan mampu mengurai benang kusut dari kompleksitas problem Jakarta.

“Heru Budi Hartono adalah satu dari pemimpin dengan karakter tenang yang sanggup menangani persoalan Jakarta. Masyarakat secara kasat mata merasakan manfaat terobosan Heru. Misalnya sodetan Kali Ciliwung yang selama lima tahun tidak tersentuh, terbengkalai, mangkrak, akhirnya kini dapat bermanfaat,” jelasnya.

Di tengah zaman yang ditandai dengan keterpecahan, lanjut dia, dengan egoisme dan sikap indifferent (aku-aku dan kamu-kamu), yang dibutuhkan manusia sekarang adalah memanusiakan manusia. Kemudian setiap orang harus menjadi solider dan punya sensitivitas.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved