Israel vs Hamas
Perang Israel-Hamas Masih Berlangsung, 22 Warga Amerika Serikat Dinyatakan Tewas
Perang Israel-Hamas yang masih berlangsung mengakibatkan sedikitnya 22 orang warga Amerika Serikat dinyatakan tewas dan 17 warga lainnya hilang.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perang Israel-Hamas yang masih berlangsung mengakibatkan sedikitnya 22 orang warga Amerika Serikat dinyatakan tewas.
Tidak hanya itu, sedikitnya 17 orang warga Amerika Serikat lainnya belum ditemukan.
Informasi tersebut disampaikan Departemen Luar Negeri AS pada Rabu (11/10/2023).
Jumlah 22 warga Amerika Serikat yang tewas tersebut meningkat dari sebelumnya 14 orang yang tercatat sehari sebelumnya.
Menyikapi hal itu sekaligus sebagai tanda dukungan AS terhadap Israel, Menteri Luar Negeri Antony Blinken bertolak ke Israel untuk bertemu dengan para pejabat negara tersebut.
Baca juga: Joe Biden Ingatkan Iran tak Ikut Campur Perang Hamas vs Israel, Dampak Meluas Harga Minyak Naik
Militer AS juga telah mengerahkan kapal induk kedua untuk menuju Laut Tengah, sebagai bagian dari upaya untuk mencegah perang meluas menjadi konflik kawasan yang lebih berbahaya.
"Kami ingin memastikan dengan kemampuan terbaik kami. Saya tahu Israel ingin memastikan dengan segenap kemampuannya bahwa warga sipil tidak disakiti. Namun Israel harus mengambil langkah-langkah untuk mempertahankan diri," ujar Blinken.
Ia juga memperingatkan pihak-pihak lain yang ingin melibatkan diri dalam konflik perang yang telah merenggut lebih dari 2.200 nyawa di kedua belah pihak.
"Kami akan menegaskan kembali, pesan yang sangat kuat yang telah disampaikan oleh Presiden Biden kepada negara atau pihak mana pun yang mungkin mencoba mengambil keuntungan dari situasi ini. Dan pesannya adalah jangan [ikut campur]," tegasnya.
"Seperti kita ketahui, presiden telah mengerahkan kapal-kapal induk terbesar di dunia ke wilayah itu untuk memperjelas niat kami, yaitu menghalangi siapa pun yang berencana melakukan serangan lebih lanjut terhadap Israel," sambungnya.
Baca juga: Balas Serangan Israel, Hizbullah Lebanon Rencanakan Serang Pangkalan Militer Israel dengan Rudal
Rusia Sebut AS Gagal Tangani Perang Israel-Hamas
Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa kebijakan Amerika Serikat dalam menangani proses perdamaian Israel-Palestina sebagai “kegagalan.”
“Amerika Serikat praktis menjauh dari instrumen internasional sebelumnya untuk menyelesaikan masalah ini, yang mencakup beberapa negara, salah satunya adalah Rusia,” kata Putin dalam wawancara dengan Al Ghad TV, yang dirilis layanan pers kepresidenan Rusia.
Amerika Serikat dianggap tidak mampu mengatasi perselisihan antara Israel-Palestina lantaran tidak bekerja sama dengan negara lainnya termasuk Rusia.
"Mereka praktis memonopoli proses resolusi," sambung Putin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Indonesia-Desak-Gencatan-Senjata-di-Konflik-Israel-dan-Hamas.jpg)