Kamis, 7 Mei 2026

Berita Internasional

Perang Hamas Vs Israel, Korban Tewas Tembus 1.200 Orang

Korban tewas dalam Perang antara kelompok Hamas, faksi Palestina dengan pasukan Israel menjadi 1200 orang lebih

Tayang: | Diperbarui:
Mahmud Hams /AFP
Update terkini perang Hamas Vs Israel. Asap mengepul setelah serangan udara Israel di Kota Gaza yang menargetkan kompleks Ansar, terkait dengan gerakan Hamas. Sampai Senin (9/10/2023) jumlah korban tewas diperkirakan sudah menembus 1.200 orang, baik warga atau Israel maupun Hamas Palestina. 

WARTAKOTALIVE.COM -- Perang antara kelompok Hamas, faksi Palestina dengan pasukan Israel telah terjadi sejak akhir pekan lalu.

Sampai Senin (9/10/2023) Jumlah korban tewas diperkirakan sudah menembus 1.200 orang, baik warga atau pihak Israel maupun Palestina.

Data terbaru AFP Senin malam menyebut jumlah korban tewas di Jalur Gaza meningkat menjadi 560.

Baca juga: Sebelum Menghujani Roket, Hamas Sukses Melumpuhkan Iron Dome Perisai Kebanggaan Israel

Demikian data dari Kementerian Kesehatan Palestina. Israel terus menggempur wilayah itu tiga hari berturut-turut.

"(Sebanyak) 560 orang tewas dan 2.900 lainnya terluka sejak serangan pada Sabtu dini hari," katanya.

Di pihak Israel sendiri, data korban tewas sebanyak 700 orang.

Sebagian besar korban tewas setelah Hamas masuk ke Israel dari darat, udara dan laut.

Lebih dari 123.000 orang mengungsi di Jalur Gaza sejak pecahnya konflik antara Hamas dan Israel, kata PBB.

“Sebanyak 123.538 orang menjadi pengungsi internal di Gaza, sebagian besar karena ketakutan, kekhawatiran akan perlindungan dan hancurnya rumah mereka,” kata badan kemanusiaan PBB, OCHA, dikutip dari kantor berita AFP.

Kemudian, lebih dari 73.000 orang berlindung di sekolah-sekolah, kata OCHA.

Beberapa lokasi di antaranya ditetapkan sebagai tempat penampungan darurat.

Israel menyatakan bahwa pasukannya menguasai permukiman di wilayah selatan dekat Gaza.

“Kami mengendalikan permukimannya,” kata juru bicara militer Israel Daniel Hagari kepada wartawan, dikutip dari kantor berita AFP.

Baca juga: Pernah Jadi Pasukan Perdamaian PBB, AHY Sebut Konflik Hamas-Israel Bisa Picu Ketegangan Lebih Besar

Ia menambahkan, mungkin masih ada prajurit Hamas di daerah tersebut.

Israel melancarkan ratusan serangan di Gaza sejak Sabtu (7/10/2023), setelah Hamas menyerang Israel dan menembakkan ribuan roket ke negara tersebut.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved