Kamis, 9 April 2026

Peringati Hari Kesehatan Gigi Nasional, Siswa SD Diedukasi Metode Eggsperimen

Metode edukasi eggsperimen dilakukan untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar sekolah dasar tentang pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut.

Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Ilustrasi eggsperimen untuk memelihara kesehatan gigi dan mulut. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Masalah kesehatan gigi dan mulut tidak dapat diabaikan. Ada banyak dampak buruk terhadap kesehatan tubuh jika perawatan gigi dan mulut tidak dilakukan konsisten dan sedini mungkin.

Terkait hal tersebut, dilakukan metode edukasi eggsperimen untuk memberikan pengetahuan kepada pelajar sekolah dasar tentang pentingnya memelihara kesehatan gigi dan mulut.

Seperti halnya di Sekolah Stella Maris Jakarta, di mana ratusan siswa ikut kegiatan peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN) yang diperingati setiap tahun pada tanggal 12 September 2023.

Baca juga: Warga Keberatan Disuruh Ganti KTP DKI Jadi DKJ Setelah Jakarta Tak Jadi Ibu Kota

Head of Corporate and Marketing Communication OT Group (Formula Oral Care) Harianus Zebua mengatakan pihaknya membuat terobosan dalam mengedukasi masyarakat pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut.

“Metode ini kami namai eggsperimen, kegiatan eksperimen sederhana yang mudah dipahami untuk pentingnya melakukan perawatan gigi secara rutin dan dengan benar,” kata Harianus, melalui keterangan pers, Selasa (19/9/2023).

Pada kegiatan eggsperimen tersebut para siswa Sekolah Stella Maris diajak melakukan percobaan sederhana menggunakan cangkang telur, larutan cuka dan wadah.

Cangkang telur direndam di dalam larutan cuka selama beberapa saat. Nantinya segera terlihat perbedaan antara cangkang telur yang dirawat dengan baik dan yang tidak.

Baca juga: Ganjar Ungkap Tempat Paling Romantis di UGM, Tempat Bertemu dengan Sang Istri Siti Aqitoh

Ada cangkang telur yang telah direndam selama beberapa hari dengan pasta gigi Formula dan ada yang tidak. Ketika direndam dalam larutan cuka maka akan terlihat perbedaan yang sangat jelas.

Cangkang telur yang direndam dengan pasta gigi dikelilingi sedikit buih dan tak akan mudah rapuh. Sementara itu cangkang telur yang tidak direndam pasta gigi penuh buih dan jika dibiarkan lebih lama akan mudah rapuh dan hancur.

“Eksperimen ini menunjukkan bahwa gigi yang dirawat dengan baik, menggunakan pasta gigi yang benar akan lebih kuat melawan faktor-faktor perusak gigi seperti asam,” katanya.

Sementara drg Dewi Widjaja, salah satu dokter gigi yang sering melakukan edukasi perawatan kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak sangat mengapresiasi edukasi yang dilakukan tersebut.

“Metode ini sederhana tetapi sangat lengkap dalam menjelaskan apa dampak baik jika rajin merawat gigi dan dampak buruk jika tidak,” ujar Dewi.

Selain kegiatan eggsperimen, siswa Sekolah Stella Maris juga melakukan kegiatan sikat gigi bersama, dengan bimbingan dari drg Dewi Widjaja dan tim.

“Berawal dari Sekolah Stella Maris Jakarta, kami akan terus bergerak melakukan edukasi dengan metode eggsperimen ini ke sekolah-sekolah lain di sejumlah kota di Indonesia,” katanya.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved