Rabu, 15 April 2026

Kabar Artis

Bisnisnya Bangkrut, Edwin Bejo Jual Tanah untuk Bayar Karyawan

Presenter Edwin Bejo sempat mengalami kerugian besar atau bangkrut dan bisnisnya sampai tutup, karena tak dapat pemasukan di saat Pandemi.

|
Wartakotalive/Arie Puji Waluyo
Edwin Bedjo harus memikirkan gaji karyawan saat 4 tokonya tutup 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Presenter Edwin Bejo sempat mengalami kerugian besar atau bangkrut dan bisnisnya sampai tutup, karena tak dapat pemasukan di saat Pandemi.

Bahkan, Edwin Bejo sampai menjual sebidang tanahnya untuk membayar gaji pegawainya.

Ia tak mau melupakan tanggung jawabnya.

"Karena kan saya ambil pegawai dari daerah. Saya harus kembalikan mereka ke keluarganya, jadi harus saya bayar juga gajinya," kata Edwin Bejo ketika ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, belum lama ini.

Meski bangkrut, Edwin tidak sedih.

Karena semua pengusaha atau pebisnis mengalami kerugian besar. Sehingga ia tidak merasa sendirian.

Baca juga: 4 Toko Tutup Akibat Pandemi, Edwin Bejo Syok dan Terpukul hingga Jual Tanah untuk Tutupi Kerugian

"Kalau alami sendiri ya sedih, saya anggap semua punya masalah yaudah sekarang jalan yang baru aja, kemarin tutup aja," ucap lelaki berusia 53 tahun itu.

"Untuk mengembalikan lagi running lagi gak masalah, intinya seperti itu. Jadi gak perlu disesali jalanin aja," sambungnya.

Setelah Pandemi mereda, Teuku Edwin pun mencoba lagi bisnisnya di bidang kuliner. Ia membuka kedai kopi dan warung, guna menyambung hidup.

Bahkan, selama setahun belakangan ini, Edwin mendapat pemasukan yang lumayan besar sehingga ia berpikir untuk membuka cabang lagi.

"Alhamdulillah berjalan bagus, karena usaha itu kalau kita engga terlalu nafsu bgt tapi berapapun yang kita dapat cukup. Ya kita sebagai manusia banyak maunya, ya sekarang ketahan. Ya sekarang sudah ketutup dan cukup," jelasnya.

"Kecukupannya dibagi sama keluarga semuanya. Dari warung sendiri sebenarnya terbagi rata ke semuanya," sambungnya.

Setelah mengalami bangkrut, Edwin berusaha untuk tidak menggunakan ego dan nafsunya dalam menjalani bisnisnya.

Alhasil ia bisa mengembalikan semua kerugian yang ia terima dikala Pandemi.

"Kemarin pandemi saya anggap pencucian," ungkapnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved