Berita Video
VIDEO Heboh! Rekaman Diduga Dirut Taspen Paksa Istri SImpan Uang Haram
Diduga seorang istri pejabat menolak dengan tegas dijadikan tempat pencucian uang suami yang menjadi Direktur di sebuah Bank milik negara.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM--Diduga seorang istri pejabat menolak dengan tegas dijadikan tempat pencucian uang suami yang menjadi Direktur di sebuah Bank milik negara.
Penolakan istri yang dijadikan tempat pencucian uang suami itu terbongkar saat rekaman suara viral di media sosial.
Dalam rekaman suara yang beredar, terdengar sepasang suami istri cekcok perihal perceraian.
Si suami pun memaksa agar istrinya mau menjadi perantara penyimpanan uang haram miliknya.
Sebab kata si suami, ia bisa dipenjara apabila menyimpan uang tersebut atas namanya.
Namun dengan tegas, istri tersebut menolak menerima uang itu. Ia mengaku tidak akan menuntut harta gono gini saat bercerai.
Meski si istri sudah menolak, si suami itu tetap memaksa agar istri tersebut bisa menyimpan uang yang tidak jelas rimbanya.
Si istri pun kecewa dengan suaminya lantaran sudah menyakiti hatinya dan saat hendak bercerai malah mau memanfaatkannya untuk menyimpan uang haram.
Baca juga: VIDEO Momen Panglima Pajaji Didampingi Sang Ayah Minta Maaf ke Panglima Jilah
Dikutip dari Tribun Kaltim, diduga rekaman suara itu milik Dirut PT Taspen, Antonius Kosasih dengan istrinya, Rina Lauwy.
Namun hingga saat ini baik pihak Antonius Kosasih atau juga biasa disebut ANS Kosasih maupun pengacaranya masih belum bisa dikonfirmasi terkait kebenaran rekaman suara yang beredar ini.
Diketahui hingga kini proses perceraian Dirut PT Taspen dan Rina Lauwy masih berjalan. Bahkan proses perceraian ini terlanjur berakhir rumit karena saling lapor di Kepolisian.
Baca juga: Ini Syarat yang Diajukan PDIP Jika Anies Baswedan Ingin Jadi Wakil Ganjar Pranowo
Bahkan kuasa hukum Rina Lauwy, Kamaruddin Simanjuntak hingga ditetapkan sebagai tersangka pencemaran nama baik karena kasus tersebut.
Adapun penyebab perceraian tersebut diduga karena adanya kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang diterima Rina Lauwy.
Ia juga mengaku telah diduakan oleh sang suami selama menikah.