Pemilu 2024
Dituding Drama, Guntur Romli Jelaskan Alasan Mendadak Jadi Caleg PDIP: PSI Plin-plan soal Ganjar
Guntur Romli beralasan, dirinya belum melengkapi berkas pencalegan lantaran dia masih menunggu sikap tegas dari PSI
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Pegiat media sosial Guntur Romli akhirnya buka suara setelah viral potret dirinya menjadi calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan.
Atas viralnya informasi itu, Guntur Romli dianggap bermain drama saat menggelar konferensi pers pengunduran dirinya dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI)
Apalagi, pengumunan pengunduran diri dilakukan baru-baru ini.
Bahkan, ada yang menuding Guntur Romli ingin menggembosi PSI.
Guntur Romli membantah bahwa dirinya sudah lama menjadi kader PDI Perjuangan
Dia menyebut, namanya bahkan sempat tercatat sebagai caleg dari PSI pada Mei 2023 silam.
Baca juga: Begini Tanggapan Budiman Sudjatmiko soal Isu Bakal Menjadi Cawapres Prabowo Subianto
Hanya saja, dia mengaku tidak melengkapi berkas.
"Mei 2023, nama saya msh ada di Bacaleg PSI Jatim I no urut 2, silakan cek datanya ke PSI, saya memang belum melengkapi berkas-berkas," tulis Guntur Romli dikutip dari Twitter pribadinya, Senin (21/8/2023).
Guntur Romli beralasan, dirinya belum melengkapi berkas pencalegan lantaran dia masih menunggu sikap tegas dari PSI untuk memberikan dukungan kepada bakal calon presiden Ganjar Pranowo
Namun, belakangan Guntur Romli kecewa saat bakal calon presiden Prabowo Subianto berkunjung ke markas PSI.
Sejak itu, dirinya memutuskan mundur
"Karena sikap PSI yang plin-plan terhadap Ganjar, sementara saya Ketum Ganjarian. Prabowo datang ke PSI, saya keluar. Saya pindah parpol, itu hak politik saya," ungkapnya.
Baca juga: Ratusan Ribu warga Jateng Ikuti Langkah Budiman Sudjatmiko Mendukung Prabowo Subianto
Sindiran Ade Armando
Politisi PSI, Ade Armando menyayangkan langkah Guntur Romli yang beberapa waktu lalu mengumumkan keluar dari PSI usai Prabowo Subianto bertandang ke markas PSI.
Bahkan, pengumunan keluarnya Guntur Romli disampaikan dalam sebuah konferensi pers.
Dalam konferensi pers tersebut, Guntur Romli mengaku kecewa dengan sikap PSI yang akrab dengan Prabowo Subianto.
PSI sendiri tak masalah dengan keluarnya Guntur Romli karena memang dia tidak aktif dalam kepengurusan sejak 2019.
Namun, bekalangan terkuak ternyata Guntur Romli tercatat sebagai bakal calon anggota legislatif dari PDI Perjuangan.
Dia maju sebagai caleg PDIP di wilayah Jawa Timur
Baca juga: Pertemanan Rusak gegara Beda Pilihan Capres, Guntur Romli Sebut Abu Janda Penjilat Prabowo
Baca juga: Begini Tanggapan Budiman Sudjatmiko soal Isu Bakal Menjadi Cawapres Prabowo Subianto
Ade Armando pun menyebut apa yang dilakukan Guntur Romli sebagai sebuah drama.
"Setelah drama heroik Guntur Romly saat bilang mundur dari PSI sebagai bentuk protesnya terhadap kedatangan Prabowo, sekarang terungkap bahwa dia sudah jadi caleg PDIP,"tulis Ade Armando dikutip dari Twitter pribadinya, Minggu (20/8/2023).
Ade Armando menyebutkan bahwa Guntur Romli sudah lebih dulu menjadi caleg PDIP sebelum mengumumkan keluar dari PSI.
"Ternyata memang sudah menjadi kader PDIP, luar biasa," imbuhnya.
Namun, dari informasi lain pada kolom komentar Ade Armando, nama Guntur Romli masuk sebagai caleg PDIP setelah dirinya hengkang dari PSI.
"om om, mas @GunRomli emang jd caleg no. 2 di jatim (banyuwangi). tp kata om⊃2; ganteng si mantan aku yg di pedeipe, namanya masuk belakangan, setelah mas GR mundur dr @psi_id," tulis @NengEvvvaaa
Baca juga: Ratusan Ribu warga Jateng Ikuti Langkah Budiman Sudjatmiko Mendukung Prabowo Subianto
Partai Solidaritas Indonesia menanggapi pengunduran Guntur Romli.
Sebelumnya, Guntur Romli menyatakan keluar dari PSI usai kunjungan bakal calon presiden Prabowo Subianto ke markas PSI di Jakarta Pusat.
Guntur Romli sendiri diketahui sebagai ketua salah satu relawan Ganjar Pranowo.
Dalam situs resminya, PSI menyatakan pihaknya menghormati keputusan Guntur Romli yang memilih mundur.
"Guntur Romli adalah teman dekat kami. Berjuang bahu-membahu bersama. Beliau menjadi caleg PSI 2019 yang lalu. Sejak itu beliau tidak aktif lagi secara struktural di PSI. Kami menghargai pilihan-pilihan personal bro Guntur," ujar Andy Budiman Waketum DPP PSI dikutip dari PSI.id, Minggu (6/8/2023)
Baca juga: Dutuding Hina Presiden Jokowi, Rocky Gerung Akan Jalani Sidang Pertama di PN Jaksel pada 22 Agustus
Meski demikian, Andy mengaku kaget alasan Guntur mundur hanya lantaran kunjungan Prabowo ke kantor PSI
"Namun saya kaget alasan Bro Guntur mundur hanya karena kedatangan Pak Prabowo ke PSI. Ini silaturahim biasa seperti Mba Puan bertemu Prabowo. Bahkan dulu Pak Probowo pernah menjadi Cawapresnya Bu Mega. Toh PSI belum memfinalisasi sikap soal capres in," katanya
Di sisi lain, Andy memahami posisi Guntur Romli sebagai salah satu ketua relawan Ganjar Pranowo
"Selain itu kami paham bahwa posisi bro Guntur yang menjadi ketua relawan Mas Ganjar. Pasti posisinya serba salah di antara relawan-relawan lain. Beliau juga butuh mengukuhkan keseriusannya mendukung Pak Ganjar di antara relawan-relawan yang lain. Jadi sangat memaklumi posisi dan pilihan beliau," imbuhnya
"Beda pilihan saat ini tidak menjadikan kami berjarak. Beliau tetap teman kami. Toh, sekali lagi, PSI belum mengambil keputusan final kecapres mana akan berlabuh. Masih ada mekanisme internal. Kami mengikuti pernyataan pak Jokowi “Ojo Kesusu”," tandasnya
Baca juga: Gibran Rakabuming Kesal Dibentur-benturkan dengan Ganjar Pranowo, Singgung Kubu Sebelah
Pernyataan Guntur Romli
Belakangan ini, muncul narasi kedekatan PSI dengan Prabowo Subianto
Merespons dinamika politik itu, kadernya bernama Muhammad Guntur Romli memutuskan keluar dari PSI.
"Mulai hari ini saya menyatakan keluar dari PSI, sebagai anggota dan kader PSI," kata Guntur Romli dalam jumpa pers di Bakoel Koffie, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (5/8/2023).
Dia dulu mengaku diajak Raja Juli Antoni untuk masuk PSI.
Guntur sempat menjadi calon anggota legislatif DPR dari PSI pada Pemilu 2019. Dia berterima kasih kepada rekan-rekannya di PSI.
Namun perkembangan terakhir membuatnya tidak nyaman.
"Ada hal yang mengganggu hati nurani dan idealisme saya dengan kehadiran Prabowo Subianto di kantor DPP PSI, Rabu 2 Agustus 2023," kata Guntur Romli.
Guntur Romli mengaku tidak pernah diberi tahu soal kehadiran Prabowo di Kantor DPP PSI.
Dia terkejut lantaran PSI pernah memberikan 'Award' atau 'Anugerah' satire untuk Prabowo Subianto.
"Saya sungguh terkejut, karena masih ingat Januari 2019, PSI pernah memberikan 'Award Kebohongan Terlebay" pada Prabowo Subianto karena mengeluarkan pernyataan selang cuci darah RSCM digunakan berkali-kali sampai 40 pasien, dan langsung dibantah oleh Direktur RSCM waktu itu," kata dia.
Guntur mengaku tidak benci ke Prabowo dan menghormati Prabowo selaku politikus. Prabowo juga merupakan Menteri Pertahanan RI di kabinet Presiden Jokowi saat ini. Namun dia tidak bisa menerima catatan mengenai Prabowo Subianto di masa lalu.
Dia memilih untuk keluar dari PSI dan mendukung Ganjar Pranowo, politikus PDIP yang juga bakal menjadi capres 2024. Guntur melihat ada kesamaan antara Ganjar dengan Jokowi. Ini, kata dia, sudah sesuai dengan hasil Rembuk Rakyat yang diumumkan PSI pada Oktober 2022.
"Karena segala rekam jejak Pak Prabowo dan kinerjanya itu, dengan segala hormat, tanpa maksud merendahkan Pak Prabowo, menurut pertimbangan rasional dan ideologis, saya haqqul yakin dan percaya Ganjar Pranowo yang layak menjadi penerus Joko Widodo tahun 2024," kata Guntur Romli yang juga Ketua Umum Ganjarian.
Ade Armando Bicara Peluang PSI Merapat ke Prabowo
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando merespon kedatangan Bakal calon presiden (bacapres) Prabowo Subianto ke markas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jalan KH. Wahid Hasyim 194 Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).
Menurut Ade Armando, langkah PSI menerima kedatangan Prabowo dan rombongan adalah hal yang wajar.
Ade Armando lantas menyinggung sikap PDI Perjuangan, yang dianggap menyepelakan dukungan PSI kepada Ganjar Pranowo.
"Ketika kami mendukung Ganjar sebagai capres, kami diludahi PDIP. Sekarang Prabowo datang ke markas PSI, ya pasti kami terima dengan bersahabat," tulis Ade Armando dikutip dari Twitter pribadinya, Kamis (3/8/2023)
Ade juga sebelumnya menebar wacana untuk memasangan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo untuk bertarung di Pilpres 2024.
Dia menganggap, apabila kedua sosok itu berpasangan, maka Pilpres akan bisa dimenangkan.
Baca juga: Prabowo Berharap Dukungan PSI, Akankah Giring Cs Batal Dukung Ganjar karena Selalu Dicueki PDIP?
Kedatangan Prabowo di markas PSI
Saat tiba, Prabowo pun disambut oleh Ketua Umum PSI Giring Ganesha, Ketua Dewan Pembina PSI Grace Natalie, Sekretaris Dewan Pembina PSI Raja Juli Antoni, Plt Sekjen PSI Isyana Bagoes Oka, dan sejumlah elite PSI lainnya yang hadir.
Kemudian, Prabowo ditemani oleh jajaran elite Partai Gerindra seperti Ketua Gerindra DPD DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman.
Usai melakukan pertemuan tertutup, Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie mengatakan, bahwa partainya banyak kesamaan dengan Partai Gerindra.
"Ada kesamaan yang saya temukan dari PSI dan Pak Prabowo, bahwa kita sama-sama percaya bahwa kalau mau Indonesia maju, kita harus bersatu harus bisa meninggalkan semua perbedaan, supaya kita bisa jadi bangsa yang kuat." ujarnya di kantor DPP PSI, Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (2/8/2023).
"Supaya kita bisa jadi bangsa yang kuat. Karena kalau kita tidak menjadi bangsa yang kuat, kita memang bangsa yang besar gitu, tapi kalau kita terpecah belah, akan tergilas oleh bangsa-bangsa lainnya di luar sana," lanjut Grace.
Kemduian, perihal pemilu 2024, bahwa partainya tetap tegak lurus terhadap arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Jadi perbincangan di 2024 terbilang jauh udah dekat, dibilang dekat masih jauh gitu ya. PSI, seperti teman-teman tahu, tokoh yang kami kagumi adalah Pak Jokowi. Kami ingin melihat keberlanjutan dari program-programnya Pak Jokowi," ucap Grace.
"Oleh karenanya kalau teman-teman tanya apakah sudah mengerucut ke mana-mana, PSI siap bergerak sesuai dengan arahan Pak Jokowi," imbuhnya.
Selain itu, Prabowo juga mengungkapkan, bahwa PSI mempunyai kader yang berjiwa idealis, dan cita-cita tinggi.
"Saya bukan soal besar kecil, tapi idealisme Saya lihat PSI terdiri dari anak-anak muda yang idealis, tapi juga punya cita-cita yang tinggi dan punya komitmen kepada persatuan bangsa," ujar Prabowo.
Prabowo juga mengatakan, bahwa partainya juga melihat banyak kecocokan dengan PSI.
"Saya menyampaikan pandangan-pandangan saya, yang saya lihat banyak kecocokan,dan mereka janji akan balas kunjungan ke tempat saya," pungkasnya.
Baca juga: Begini Tanggapan Budiman Sudjatmiko soal Isu Bakal Menjadi Cawapres Prabowo Subianto
Sebelumnya, PSI sudah menyatakan dukungan kepada Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024.
Meski demikian, dukungan itu seolah tak dianggap oleh PDI Perjuangan
PDIP menganggap bahwa PSI belum menyatakan dukungan secara resmi dengan mengajak bicara PDIP, tempat bernaung Ganjar.
Bahkan, PSI tidak dilibatkan dalampelatihan juru kampanye untuk Ganjar Pranowo
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/romlipsi003.jpg)