Destinasi

Tingkatkan Minat Masyarakat Kunjungi Wisata Sejatah, Taman Makam Pahlawan Taruna Akan Ditata Ulang

Untuk meningkatkan kembali jumlah pengunjung, Pemerintah Kota Tangerang telah memiliki rencana akan menata ulang Museum TMP Taruna.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
Taman Makam Pahlawan Taruna di Kota Tangerang, Banten. 

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG - Tanggal 17 Agustus 1945 menjadi hari paling bersejarah bagi masyarakat Indonesia. 

Pasalnya, tepat Pukul 10.00 WIB Soekarno didampingi Mohammad Hatta resmi memploklamirkan kemerdekaan Indonesia.

Proklamasi kemerdekaan Indonesia tidaklah mudah, bahkan setelah proklamasi kemerdekaan dikumandangkan perjuangan melawan penjajah masih terus dilakukan.

Berbagai tempat-tempat di berbagai penjuru Indonesia juga turut serta menjadi saksi bisu perjuangan pahlawan bangsa demi meraih kemerdekaan.

Baca juga: Sambut Tri Suci Waisak, Ratusan Umat Buddha Lakukan Karya Bakti Bersihkan Taman Makam Pahlawan

Tidak ketinggalan, wilayah Tangerang juga menjadi lokasi yang memiliki bukti nyata perjuangan para pahlawan. 

Serangkaian peristiwa yang melibatkan perjuangan para pemimpin dan tokoh pemuda terjadi di wilayah yang ada di Provinsi Banten itu, salah satunya adalah Peristiwa Lengkong.

Puluhan pahlawan Indonesia gugur dalam peristiwa yang terjadi pada Tahun 1946 silam, salah satunya ialah Mayor Daan Mogot.

Untuk menghargai perjuangannya, Pemerintah Indonesia pun menggunakan nama Daan Mogot sebagai nama jalan panjang yang menjadi penghubung wilayah Ibukota DKI Jakarta dan Tangerang.

Puluhan pahlawan yang gugur dalam Peristiwa Lengkong, termasuk Mayor Daan Mogot, Letnan Soebianto, dan Letnan Soetopo dimakamkan di Tamam Makam Pahlawan (TMP) Taruna.

Di lokasi tersebut terdapat 48 makam pahlawan, tugu, relief, hingga bangunan yang difungsikan sebagai Museum Juang Taruna.

Pada museum tersebut, masing-masing arsitektur memiliki nilai sejarah yang mampu menceritakan suasana Akademi Militer dan Peristiwa Lengkong. 

Sementara, tugu yang berada di bagian depan makam bertuliskan nama-nama pahlawan yang dimakamkan di taman makam ini.

Namun sayangnya, objek wisata sejarah yang kental dengan perjuangan bangsa Indonesia meraih kemerdekaan tersebut tidak banyak dikunjungi masyarakat.  

Tak bisa dipungkiri, wisata adventure yang menantang lebih diminati generasi milenial ketimbang menjelajah wisata sejarah dan budaya.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang, Rizal Ridolloh.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved