Penemuan Mayat

Mayat Penuh Luka dan Berlumuran Darah di Pasar Minggu Diduga Korban Pembunuhan, Jantungnya Ditusuk

Seorang sopir taksi berinisal MSD (53), yang diduga jadi korban pembunuhan, diutamakan tergeletak dengan kondisi penuh luka dan berlumuran darah.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Seorang sopir taksi berinisal MSD (53), yang diduga jadi korban pembunuhan, diutamakan tergeletak dengan kondisi penuh luka dan berlumuran darah, di Jalan Komplek Pertanian, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. 

Setelah pelaku pergi, H akhirnya memberanikan diri untuk keluar rumah setelah pelaku meninggalkan TKP.

"Setelah itu saya beranikan diri keluar, walaupun saat itu pikiran saya, ah paling orang buang sampah. Nggak ada pikiran kejahatan. Setelah itu begitu saya dekat, bersuara itu (korban), 'eee'. Wah kaget saya. Mungkin tarikan napas terakhir kan," ujar dia.

H pun langsung meminta bantuan kepada sekuriti Gedung Ditjen Tanaman Pangan Kementan, hingga Ketua RT dan RW setempat.

"Saya panggil sekuriti, RT, RW, datang tuh. Nggak lama polisi juga datang. Jadi sasarannya memang kelihatannya perampasan mobil," ujarnya.

Adapun mobil yang diduga dirampok pelaku yaitu Toyota Veloz berpelat nomor B 2166 KIL.

Di sisi lain, Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Rusit Malaka mengatakan, terdapat luka yang serius pada bagian dada sebelah kanan, dahi dan memar di punggung korban.

"Membawa jenazah korban ke RS Fatmawati untuk proses selanjutnya," katanya.

Rusit juga mengatakan, sebelum penemuan mayat itu, seorang saksi melihat pengengemudi mobil yang turun dan membuang sesuatu di pinggir jalan.

Kemudian, saksi mengaku jika orang misterius itu langsung bergegas menuju arah Jalan Raya Ragunan.

"Kemudian saksi mendekati dan mengecek sesuatu yang dibuang tersebut. Saksi kaget melihat seseorang yang sudah tergeletak kemudian saksi langsung meminta bantuan kepada sekuriti yang sedang berjaga di kantor yang jaraknya tidak jauh dari TKP sekitar 200 meter," ujar Rusit.

Saat ditemukan, korban masij membawa identitas berupa KTP, SIM, kartu BPJS, dan uang senilai Rp 222 ribu di dalam dompetnya. (m41)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved