Rabu, 13 Mei 2026

Miss Universe

Dugaan Pelecehan Seksual Miss Universe Indonesia, Polisi Masih Selidiki Kasusnya

Polisi telah terima laporan Miss Universe Indonesia atas dugaan pelecehan seksual dimana wajibkan foto telanjang

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
wartakotalive.com, Ramadhan L Q
Finalis Miss Universe Indonesia 2023 membuat laporan ke Polda Metro Jaya akibat dugaan pelecehan seksual yang dialaminya dalam proses penyelenggaraannya. Hal tersebut diungkapkan Mellisa Anggraini selaku kuasa hukum korban di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, telah menerima laporan dari salah satu finalis Miss Universe Indonesia 2023 terkait dugaan pelecehan seksual.

Salah satu finalis Miss Universe Indonesia yang melapor berinisial N terkait kegiatan body checking dan foto tanpa busana.

"Polda Metro Jaya sudah menerima laporannya," kata Trunoyudo, kepada wartawan, Selasa (8/8/2023).

"Baru diterima laporannya dari pelapor," sambung eks Kabid Humas Polda Jawa Barat tersebut.

Ia menuturkan, pihaknya saat ini masih meneliti laporan itu guna sebagai dasar penyelidikan.

"Dasar laporan tersebut akan dijadikan landasan Polda Metro Jaya untuk proses penyelidikan lebih lanjut," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kuasa hukum finalis Miss Universe Indonesia 2023 menyebut dugaan pelecehan seksual yang terjadi berawal dari fitting busana.

Baca juga: Diduga Banyak Penyelewengan di Miss Universe Indonesia 2023, Body Checking Disuruh Telanjang?

"Sebenarnya, agendanya fitting. Tetapi, ada agenda yang mereka buat," ujar kuasa hukum korban, Mellisa Anggraini di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (7/8/2023).

Namun, para finalis justru diminta untuk pengecekan badan atau body checking tanpa ada pemberitahuan.

Adapun tempat pelaksanaan pengecekan badan yang tidak privat.

"Fitting-nya memang iya, tapi di luar itu tiba-tiba tanpa diagendakan," kata Mellisa.

Atas hal itu, ia menambahkan korban merasa tertekan saat proses pengecekan badan dalam kondisi tanpa busana.

Bahkan, saat itu ada lawan jenis yang berada di ballroom salah satu hotel di Jakarta.

Proses pengecekan badan diketahui hanya tertutup banner serta gantungan baju.

"Sejauh ini, kami sih buktinya sudah sempat lihat, tapi tersebarnya sejauh mana," tutur dia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved