Selasa, 21 April 2026

Berita Jakarta

Dinas Bina Marga DKI Inventarisir Kabel yang Menjerat Ojol hingga Tewas, Provider Akan Dipanggil

Samsul mengatakan, keterangan provider sangat diperlukan untuk mengetahui kepemilikan dan duduk perkara atas kejadian yang dialami Vadim.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
via NextrenGrid
Ilustrasi - Pemprov DKI beri waktu provider bereskan kabel optik yang semerawut di jalan hingga membuat kecelakaan pengendara motor 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dinas Bina Marga DKI Jakarta meminta klarifikasi dari penyedia telekomunikasi (provider) yang diduga kabel optiknya mencelakai pengendara ojek online (ojol) bernama Vadim (38).

Diketahui, Vadim meregang nyawa setelah terjatuh akibat kabel optik yang menjuntai saat melintas di Jalan Brigjen Katamso, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat (28/7/2023) lalu.

Kepala Bidang Utilitas pada Dinas Bina Marga DKI Jakarta Samsul Bakhri mengatakan, petugas telah melakukan survei di lokasi kejadian untuk menginventarisir kejadian tersebut.

Petugas mengecek kondisi tiang, kabel, hingga pemilik dari utilitas tersebut.

“Dari inventarisir kami coba lihat di lapangan, memang ada indikasi satu faktor yang melintang itu (kabel). Setelah itu, kami coba panggil juga dari salah satu provider itu, salah satunya iForte ya, kami minta klarifikasi,” kata Samsul pada Minggu (6/8/2023).

Baca juga: Pemprov DKI Ancam Putus Kabel Optik, Jika Sebulan Provider Tak Benahi

Samsul mengatakan, keterangan provider sangat diperlukan untuk mengetahui kepemilikan dan duduk perkara atas kejadian yang dialami Vadim.

Apalagi di lapangan kabel optik juga cukup banyak, sehingga diperlukan ketelitian untuk mencari tahu.

“Kan kabelnya cukup banyak ya di lapangan, karena kami harus mengklarifikasi, dan mereka menyatakan betul itu hasil penjelasannya dari pihak iForte, itu kabelnya iForte dan tiangnya pun tiang iForte,” ujar Samsul.

“Setelah dikonfirmasi mereka menyatakan betul itu kabelnya dan sama di posisinya. Perkiraan ya, menurut mereka gitu ya, pada saat kejadian kan mereka juga tidak ada di tempat,” sambungnya.

Setelah memberi klarifikasi itu, Samsul meminta kepada provider untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut kepada keluarga korban. Selain itu, DKI juga meminta kepada provider agar memastikan kondisi tiang dan kabel yang terpasang sekarang tidak membahayakan pengguna jalan lain.

“Kami sudah minta konfirmasi, klarifikasi, pemiliknya dari iForte lalu mereka sudah menginvestigasi kejadiannya seperti apa. Lalu kondisi di lapangan sekarang seperti apa, apakah sudah tidak membahayakan lagi, baik tiang maupun si kabelnya,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, tragedi kecelakaan akibat kabel menjuntai, rupanya masih ditemukan. Di wilayah Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat, seorang driver ojek online (ojol) bernama Vadim (38) sampai meregang nyawa akibat peristiwa itu.

Dari informasi yang ada, peristiwa kecelakaan itu terjadi pada Jumat (28/7/2023) lalu. Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit (RS) Pelni Jakarta, Vadim dinyatakan meninggal dunia keesokan harinya, Sabtu (29/7/2023).

Baca juga: Sultan Rifat Stres Terjerat Kabel Bali Tower, Brigjen Hariyanto: Harus Didampingi Psikolog

Kendati begitu, rupanya kasus kecelakaan tunggal itu masih belum mendapatkan kejelasan hingga hari ini. Hal itu sebagaimana diceritakan Kakak korban, Sitoresmi (43) yang berharap ada titik terang dari kasus kecelakaan yang menimpa adiknya itu.

Pasalnya sampai saat ini, pihak keluarga belum mengetahui persis kronologi kecelakaan tersebut. “Harapan kami sih ya ada pihak yang berwajib, pihak yang memang berwenang untuk mencari CCTV, yang bisa menjelaskan apa yang terjadi terhadap adik saya,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat (4/8/2023) malam. (faf) 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved