Jumat, 1 Mei 2026

Penangkapan Teroris

Densus 88 AT Sergap Tiga Teroris Jaringan Agus Muslim di Boyolali dan Sukoharjo

Densus 88 Anti-Teror menangkap tiga terduga teroris di Jawa Tengah. Mereka berprofesi sebagai penjahit dan guru. Ketiganya dari jaringan Agus Muslim

Tayang:
Editor: Rusna Djanur Buana
tribunnews
Tiga orang terduga teroris ditangkap Densus 88 AT dalam sepekan terakhir. Mereka ditangkap di Boyolali dan Sukoharjo Jawa Tengah. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Tiga pria yang diduga kuat terlibat dalam jarangan teroris di tangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti-Teror (AT) dalam sepekan terakhir.

Penangkapan itu dilakukan di dua lokasi terpisah di Jawa Tengah. Satu terduga teroris ditangkap di Boyolali dan dua lainnya dibekuk di Sukoharjo.

Terduga teroris di Boyolali berinisal S warga Banyudono ditangkap pada Jumat (28/7/2023).

Terduga teroris tersebut ditangkap ketika dalam perjalanan menuju rumahnya.

"Ditangkapnya itu siang atau sore gitu. Infonya diamankan di jalan bukan dirumahnya," kata
Ngadino, Ketua RT di Desa Trayu.


Seperti dilansir Tribunsolo, setelah penangkapan itu, tim Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah S selepas Magrib.

Baca juga: Densus 88 AT Polri Menggelar Turnamen Futsal untuk Rangkul Mantan Napi Teroris

Bekerja sebagai Penjahit

"Penggeledahannya itu malamnya (Jumat (28 Juli 2023) setelah Magrib," Ngadino.

Saat penggeledahan itu, Ngadino melihat petugas Densus 88 membawa tiga barang dari rumah S.

"Yang saya ketahui itu yang jelas ada HP, jaket plus senjata tajam," ungkap dia.

Senjata tajam yang dibawa petugas itu, kata Ngadino, merupakan sebilah pedang berukuran pendek.

Ia menambahkan, sehari-hari S dan keluarganya bekerja sebagai tukang jahit jas.

"Keseharian itu jahit jas. Bapaknya itu penjahit, terus ngajarin (jahit) anak yang pertama terus sampai anak-anak yang lain," ujar Ngadino.

Di mata tetangganya, S dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang bergaul dengan warga sekitar.

"Orangnya tertutup, tidak seperti kita-kita masyarakat biasa gitu," tandasnya.

Baca juga: Densus 88 Bekuk 3 Teroris Jaringan Al-Qaeda Osama Bin Laden

Dari penangkapan terduga teroris di Boyolali, petugas melakukan pengembangan dan menangkap TN (38), pada Rabu malam.

Dilakukan Densus AT Pusat

TN merupakan warga Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Sigit membenarkan adanya penangkapan terduga teroris di Desa Cemani.

"Benar (ada penangkapan), hanya dari kita backup menjauh. Semua dari Densus pusat," ujarnya.

Setelah melakukan penangkapan, tim Densus 88 kemudian melakukan penggeledahan di kediaman TN.

"Penangkapannya tadi malam (Rabu) sekira pukul 9 malam."

"Terus tadi pagi, Kamis (3/8/2023) sekira pukul 08.45 WIB, saya mendampingi untuk penggeledahan di rumah TN," ujar Camat Grogol, Herdis Kurnia Wijaya.

Dikatakan Herdis, penggeledahan itu berlangsung selama satu jam.

TN masuk dalam jaringan Agus Sujatno alias Agus Muslim.

Baca juga: Terungkap di Pengadilan, Oknum Densus 88 Ini Bunuh Driver Taksi Online dengan 18 Kali Tusukan

Agus Muslim sendiri merupakan pelaku bom bunuh diri di Mapolsek Astana Anyar Kota Bandung, Jawa Barat pada 7 Desember 2022 lalu.

TN diketahui mempunyai seorang istri dan 6 orang anak.

Herdis mengungkapkan, TN merupakan salah satu pendiri sekolah yang berada di Kartasura.

"Kesehariannya sekarang dia mengajar, terakhir kepala sekolah tapi saya lupa kepala sekolah apa," urainya.

Sementara itu, Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto mengatakan, TN merupakan warganya.

Ia tak mengetahui pekerjaan TN. Namun, menurutnya, TN merupakan keluarga yang kurang mampu.

"Ya asli warga Turi, pekerjaannya apa saya tidak tahu, tidak tetaplah. Mungkin komunitasnya kita gak ngerti ya."

"Kalau ekonominya saya lihat kelas menengah ke bawah, kurang mampu," jelasnya.

Baca juga: Anggota Densus 88 yang Duel hingga Ditusuk Teroris asal Uzbekistan Meninggal Dunia

Jaringan Agus Muslim

Sehari kemudian, yakni pada Kamis, Densus 88 kembali menangkap terduga teroris di Sukoharjo, yakni di Baki.

Adapun identitas terduga teroris yang diamankan adalah AG, warga Desa Gentan, Kecamatan Baki.

Ketua RT setempat, Tri Ngadiyo mengatakan, AG ditangkap sekira pukul 14.00 WIB.

"Dia (AG) tidak ada perlawanan (saat ditangkap)," ujarnya, Kamis.

AG diketahui mengontrak di rumah tersebut bersama istri dan anaknya dua tahun terakhir.

Dikatakan Tri, sehari-hari AG bekerja serabutan untuk menghidupi seorang istri dan 5 orang anaknya.

Saat melakukan penggeledahan, tim Densus 88 mengamankan handphone hingga kotak amal.

AG diketahui juga termasuk dalam jaringan Agus Muslim.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Boyolali dan Sukoharjo: Pengajar hingga Penjahit

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved