Pilkada Depok

Ingin Runtuhkan Dominasi PKS, Mantan Komisioner KPU Depok Yoyo Effendi Siap Menangkan Kaesang

Yoyo Effendi menyakini, bahwa kans Kaesang dapat mengalahkan lawan politiknya dalam pelaksanaan Pemilihan Walikota nanti.

Editor: Feryanto Hadi
Ist
Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok periode tahun 2008-2013, Yoyo Effendi 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok periode tahun 2008-2013, Yoyo Effendi meamstikan akan ikut memperjuangan Kaesang Pangarep jika putra presiden itu maju di Pilkada Depok

"Saya siap mengerahkan seluruh kemampuan saya sebagai orang yang pernah menjadi penyelenggara pemilu untuk mewujudkan cita-cita mas Kaesang berbakti untuk masyarakat Depok," Kata Yoyo Efendi dalam keterangan pers.Minggu (30/7/2023).

Wartawan senior yang juga pernah menjabat sebagai sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Hanura Depok periode tahun 2010 sampai 2015 itu, menilai dengan ada wacana menampakan sosok putra Presiden Republik Indonesia ir.Joko Widodo yang ingin mengabdi di Kota Depok sebagai wali kota Depok.

Hal itu, menggugah kembali semangat Yoyo Effendi untuk terjun kembali dalam percaturan politik pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah Kota Depok.

Baca juga: Pengamat Politik SMRC Tanggapi Kaesang Pakai Kaos Gambar Ganjar Pranowo

"Misi saya sama dengan teman-teman pendukung mas Kaesang yaitu menciptakan Depok sebagai kota toleran, nasionalis dan pancasilais. Untuk mewujudkan misi itu satu-satunya cara adalah dengan mengurangi dominasi kekuasaan PKS di Depok," tutur, pria asal jampang kulon surade itu penuh semangat.

Yoyo Effendi menyakini  kans Kaesang dapat mengalahkan lawan politiknya dalam pelaksanaan Pemilihan Walikota nanti.

Disamping itu, Yoyo Effendi mengaku ketika dirinya menjadi anggota KPU Kota Depok saat itu, pernah membuat gempar setelah melakukan terobosan hukum tentang sistem pencoblosan berdasarkan dengan menggunakan Kartu Tanda Pendudukan (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).

Ia mengklaim, hal dimaksud merupakan bukti bahwa Yoyo Effendi sudah malang melintang dalam lembaga penyelenggara pemilu sejak tahun 2004 sampai dengan 2013.

Meski, Kota Depok di dominasi dalam kekuasaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Yoyo Effendi menganggap itu dapat tergantikan."Apalagi sosok yang didaulat oleh masyarakat Depok adalah anak muda yang memiliki popularitas dan gen pemimpin," ucapnya.

Bukan itu saja, Yoyo Effendi pun menyatakan Partai PKS selama memimpin di wilayah Depok dinilai kurang berhasil.

Untuk itu, ia mengharapkan Kota Depok nanti dapat dialihkan kepada pemimpin baru yang lebih muda dan visioner seperti mas Kaesang. "Siapa bilang PKS di Depok ngga bisa dikalahkan? Hanya orang-orang pesimistis saja yang punya persepsi seperti itu," tutupnya.

Relawan Sang Menang Soroti Delapan Masalah Depok

Sebe;umnya, relawan 'Sang Menang' terus melakukan gerilya untuk menyosialisasikan Kaesang Pangarep sebagai calon Walikota Depok 2024.

Pada Sabtu (15/7/2023) malam, pendukung Kaesang mendeklarasikan berdirinya relawan Sang Menang di Kecamatan Cinere.

Koordinator Sang Menang Wilayah  Kecamatan Cinere, Ossama Ruzicka, mengatakan Kota Depok saat ini tidak memiliki arah yang jelas dan perlu dibenahi secara serius.

"Kota Depok perlu pembenahan yang serius. Kami sudah mengantongi setidaknya delapan masalah besar di Kota Depok," kata Ossama, saat kepada wartakotalive.com, Senin (17/7/2023).

Baca juga: Viral Kaesang dan Erina Gudono Flexing Wisata ke Korsel, Makan Kepiting Mahal, Jokowi Tahu ga ya?

Delapan masalah besar yang dicatat oleh Relawan Sang Menang antara lain, tingkat pengangguran tinggi, intoleran, tata kota yang buruk, sampah yang tak terkelola, dan anggaran yang digunakan seenaknya.

Selanjutnya, masalah kapasitas sekolah negeri yang tak memadai, kurangnya fasilitas kesehatan, buruknya transportasi publik, pemerintah kota sering abai pada aspirasi warga dan pembangunan yang hanya terpusat di Margonda.

"Masalah ini berasal dari masukan warga dan kami akan terus mengadakan diskusi-diskusi di semua wilayah Kota Depok," ujarnya.

Ossama mengungkapkan intoleransi di Kota Depok sudah masuk ke lembaga-lembaga pendidikan.

Baca juga: Erina Gudono Tampil Cantik dengan Busana Desainer Ternama Untuk Dampingi Kaesang Terima Penghargaan

"Ada yang mengeluhkan pada saya, anaknya di sekolah diajarkan untuk tidak menyukai anak-anak agama lain sehingga akhirnya orangtua anak itu memilih untuk memindahkan sekolahnya," ungkapnya.

Masalah sampah di Kota Depok juga menjadi keluhan warga karena TPA Cipayung yang sering kelebihan beban sehingga sampah menumpuk di seluruh Kota Depok.

"Kurangnya kapasitas TPA Cipayung juga membuat wilayah di sekitar dipenuhi limpahan sampah dan berbau tidak sedap setiap turun hujan," papar Ossama.

Soal transportsi publik, Ossama mengungkapkan Kecamatan Cinere termasuk yang paling buruk fasilitasnya.

"Di Cinere hanya ada Angkot 102 dan 114, itupun sekarang sudah jarang," ujar anak muda kelahiran 1997 ini.

Karena itu, warga berharap transportasi publik bisa menjadi salah satu program Kaesang Pangarep saat terpilih menjadi Wali Kota Depok.

"Masalah kemacetan di Kota Depok tidak harus dipecahkan dengan melebarkan jalan, tapi bisa dengan cara memperbaiki layanan transportasi publik," tandas Ossama.

Kedatangan Kaesang di Depok

Kaesang Pangarep melakukan kunjungan ke Sawangan, Depok, Jawa Barat pada Selasa, 25 Juli 2023.

Tak sendirian, Kaesang Pangarep tampak ditemani oleh sang istri, Erina Gudono.

Warga pun tampak antusias menyambut kedatangan Kaesang dan Erina Gudono.

Kaesang sempat menerima tos tangan dari dua anak laki-laki yang sengaja menunggu kedatangannya di bawah tangga.

Beberapa warga juga menyambut kedatangan Kaesang dengan mengenakan kaus putih bergambar wajah Kaesang.

Warga juga tampak antusias mengajak foto bersama dengan putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu.

Dan dengan sabar, Kaesang menerima ajakan foto dari warga secara bergantian.

Menanggapi hal ini, Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sigit Widodo ikut buka suara.

Sigit menilai, sambutan yang dari warga Depok saat kedatangan Kaesang sangat luar bisa.

Bahkan menurut Sigit, antusiasme warga Depok dalam menyambut Kaesang Pangarep membuatnya teringat pada gaya blusukan Jokowi.

"Sambutan Warga Depok yang luar biasa saat kedatangan Mas @kaesangp di Sawangan sore ini mengingatkan pada antusiasme warga saat blusukan Presiden @jokowi," kata Sigit Widodo.

Sigit Widodo menilai, Kaesang Pangarep memiliki sikap yang sama dengan ayahnya, Jokowi.

Namun Kedatangan Kaesang ke Depok sebenarnya bukan untuk melakukan kampanye untuk menjadi Wali Kota Depok.

Kaesang datang ke Depok untuk mengunjungi gerai bisnis kulinernya, Sang Pisang, yang terletak di Jalan Abdul Wahab, Sawangan, Depok.

Meski Kaesang melakukan aktivitas bisnis, tetapi ternyata sejumlah relawan menyambut kehadiran anak bungsu Presiden RI Joko Widodo tersebut.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved