Berita Jakarta

Kementerian BUMN Gelar Bazar UMKM di Sarinah, Total Nilai Transaksi Selama 3 Hari Capai Rp250 Juta

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting sebut perputaran uang dalam Bazar UMKM capai Rp250 juta.

|
Penulis: Miftahul Munir | Editor: PanjiBaskhara
via TribunPontianak
Foto Ilustrasi: Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT BNI dan PT Antam gelar Bazar UMKM di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, MENTENG - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersama PT BNI dan PT Antam gelar Bazar UMKM di Sarinah, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2023).

Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN, Loto Srinaita Ginting menjelaskan, perputaran uang dalam kegaiatan bazar seperti ini selama 3 hari mencapai Rp 250 juta.

Namun, untuk kegiatan UMKM Expo beberapa waktu lalu transaksi bisa mencapai Rp18 miliar karena melibatkan pegawai UMKM.

"Jadi karena termasuk transaksi belanja," katanya di lokasi.

Kegiatan ini bakal berlangsung sampai Minggu (30/7/2023) mendatang dari pukul 08.00 WIB sampai 21.00 WIB.

Menurutnya, BUMN juga melakukan pengembangan kualitas produk para UMKM yang dibinanya selama ini.

Misalnya, dari sisi packaging dan legalitasnya pelaku UMKM binaan BUMN serta beberapa pengembangan lainnya.

"Jadi ada pembinaan di rumah BUMN, baik secara offline maupun online," tegasnya.

Sejak 2017 silam, BUMN membuka pembinaan UMKM karena pelaku usaha kecil ini perlu dibantu oleh pemerintah.

Sehingga, ekonomi masyarakat bisa terus tumbuh dan berkembang serta memberi semangat dalam menjalani bisnisnya.

"Kami bazar kebaya anak anak gitu ya terus juga tadi kita dari sisi pembukaan kan kita mengangkat lagi mainan anak-anak gitu ya supaya tidak gadget terus," jelasnya.

Sementara, Departeman Head CSR BNI, Kliko TB Mulyono melanjutkan, kegiatan Bazar UMKM seperti ini harus digelar berkelanjutan.

BNI pun sangat mendukung gerakan bangga pakai produk Indonesia buatan para pelaku UMKM.

"Kegiatan ini tidak boleh berhenti, tapi harus terus diangkat," jelasnya.

Di tempat yang sama, Head of IR and CSR PT Antam, Agustinus Toko Susetio menambahkan, pihaknya membawa 45 UMKM binaannya untuk ikut bazar di Sarinah.

Sebagai perusahaan pertambangan, PT Antam terpanggil untuk membantu pemerintah untuk meninhkatkan ekonomi di Indonesia.

"UMKM menjadi bagian dari kita untuk meningkatkan kemandirian usaha masyarakat," imbuhnya.

(Wartakotalive.com/M26)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved