Selasa, 21 April 2026

Jokowi

Perbaiki Jalan Raya Surakarta, Jokowi: Dari Saya Kecil Rusak Terus

Saat masih kecil, Presiden Jokowi ternyata pernah kesal dengan Jalan Raya Surakarta yang selalu rusak.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi pantau perbaikan jalan di Jawa Tengah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Saat masih kecil, Presiden Jokowi ternyata pernah kesal dengan Jalan Raya Surakarta yang selalu rusak.

Maka pada Minggu (23/7/2023) Presiden Jokowi melibatkan langsung Kementerian PUPR untuk memperbaiki Jalan Surakarta yang dibangun di atas tanah yang labil.

Dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden dijelaskan bahwa Presiden Jokowi meninjau langsung rekonstruksi Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah.

Dalam keterangannya selepas peninjauan, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di seluruh Tanah Air.

“Ya ini sama seperti yang saya lihat di provinsi-provinsi yang lain, ini kita ingin memperbaiki, mempercepat, utamanya jalan-jalan provinsi, jalan-jalan kabupaten, jalan-jalan kota di seluruh Tanah Air. Yang kita anggarkan pada tahap pertama itu Rp7 triliun, nanti tahapan kedua Rp7 triliun, untuk tahun ini,” ujar Presiden.

Menurut Jokowi, dari sisi kemantapan, jalan-jalan provinsi di Jawa Tengah sudah baik yakni mencapai 88 persen.

Adapun untuk Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi, Jokowi menuturkan bahwa pemerintah menggunakan konstruksi yang lebih kuat karena jalan tersebut sering rusak sejak lama akibat kondisi tanahnya yang labil.

Bahkan kata Jokowi, jalan itu selalu rusak sejak Jokowi masih kecil. Hampir setiap dua tahun sekali jalan tersebut selalu diperbaiki karena memiliki tanah yang labil.

Namun saat ini ia menjamin, Jalan Raya Surakarta akan bisa bertahan hingga 10 tahun dengan kontruksi modern yang digunakan.

“Khusus untuk jalan ini, ini memang saya dari kecil–saya kan tiap hari saya lewat jalan ini–enggak pernah beres, tapi sekarang kalau konstruksinya seperti ini memang dua kali lebih mahal, tapi saya kira untuk pemakaian mungkin bisa lebih dari 10 tahun akan baik. Karena kalau pakai aspal hampir mungkin enggak ada dua tahun rusak lagi. Hampir dua tahun enggak beres lagi,” jelasnya.

Lebih jauh, Jokowi menyebut bahwa ketebalan cor jalan tersebut yaitu 10 cm untuk mejanya ditambah 25 cm lagi di atasnya.

Baca juga: Nyaris Bikin Bu Iriana Cilaka, Bupati Bengkulu Utara Ditarik Paspampres saat Temani Jokowi Blusukan

Kepala Negara berharap dengan konstruksi yang lebih kokoh tersebut, Jalan Raya Surakarta-Gemolong-Purwodadi akan berada dalam kondisi baik untuk jangka panjang.

“Kalau tanahnya labil seperti ini memang yang dilakukan adalah dengan konstruksi ini. Akan lebih murah dalam jangka panjang. Meskipun investasi awalnya mahal, tapi kalau dihitung jangka panjangnya lebih murah,” ungkapnya.

Selain itu, Jokowi juga menegaskan bahwa perbaikan jalan-jalan di seluruh wilayah di Tanah Air akan terus berjalan.

Jokowi menyebut bahwa pada akhir Juli proses rekonstruksi diharapkan telah berjalan seluruhnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved