Berita Jakarta
Perubahan Susunan Direksi dan Komisaris JamSyar dalam RUPSLB Diharapkan Raih Pencapaian Lainnya
Diharapkan raih pencapaian lainnya dalam Perubahan susunan Direksi dan Komisaris JamSyar yang diputuskan di RUPSLB.
Penulis: Dodi Hasanuddin | Editor: Dodi Hasanuddin
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perubahan susunan Direksi dan Komisaris JamSyar dalam RUPSLB Diharapkan raih pencapaian lainnya.
Pemegang Saham PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (JamSyar) pada Jumat (21/7/2023) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), bertempat di Lantai 1, Gedung Jamkrindo, Kemayoran, Jakarta Pusat. PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) merupakan pemegang saham pengendali JamSyar.
Agenda RUPSLB tersebut adalah persetujuan pemberhentian dan pengangkatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris serta pemberhentian Dewan Pengawas Syariah.
Baca juga: Idul Adha, JamSyar Salurkan 28 Hewan Kurban ke Sejumlah Wilayah Indonesia, Ini Kata Gatot Suprabowo
RUPSLB memberhentikan dengan hormat Gatot Suprabowo sebagai Direktur Utama, Achmad Sonhadji sebagai Direktur Operasional, Muhammad Syakir sebagai Komisaris, dan Wildan sebagai Komisaris
Independen.
RUPSLB juga mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Alm. Prof. Dr. Hasanuddin AF, MA sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah.
Dalam RUPS LB tersebut, Pemegang Saham juga mengangkat Hari Purnomo sebagai Direktur Utama, Loesdarwanto sebagai Direktur Operasional, Alie Basya Syamsudin sebagai Komisaris dan Edy Utomo sebagai Komisaris Independen.
Pergantian Pengurus di perseroan ini dilakukan sesuai dengan Anggaran Dasar Perusahaan.
Perseroan mengapresiasi jasa dan dedikasi Gatot Suprabowo, Achmad Sonhadji, Muhammad Syakir dan Wildan selama menjabat sebagai Direktur dan Komisaris dalam membangun JamSyar.
Perseroan juga menyambut baik kehadiran jajaran Direksi dan Komisaris baru.
Diharapkan dengan pengalaman dan wawasan mereka dalam industri keuangan dapat membimbing dan menghantarkan perseroan kepada pencapaian-pencapaian lainnya di masa mendatang.
JamSyar adalah perusahaan penjaminan berbasis syariah yang didirikan pada tahun 2014. Di tahun 2023 atau tahun ke-9, di Semester I, Total Aset JamSyar adalah sebesar Rp 2,45 triliun dan laba bersih sebesar Rp 85,41 miliar.
Dari sisi bisnis, pada periode tersebut JamSyar membukukan pendapatan Kafalah sebesar Rp 228,72
miliar dan volume penjaminan sebesar Rp 15,3 triliun.
Baca juga: Direktur Utama JamSyar Gatot Suprabowo Ungkap Kunci Sukses Perusahaannya Hadapi Pandemi
Apabila dibandingkan dengan market size Penjaminan Syariah berdasarkan data IKNB Syariah OJK ter-up date (per Maret 2023), total aset, laba, Imbal Jasa Kafalah Jamsyar dibandingkan dengan data yang sama seluruh industri penjaminan syariah di Indonesia, bertutut-turut adalah sebesar 46,49.persen, 44,84 persen dan 44,97 persen.
Sebagai informasi, pelaku pasar penjaminan syariah di Indonesia adalah sebanyak 9 entitas, yang terdiri dari 2 full pledge dan 7 Unit Usaha Syariah Perusahaan Penjaminan.
Dengan demikian dapat dikatakan JamSyar merupakan market leader di Perusahaan Penjaminan Syariah
di Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/kantor-pt-jamkrindo-syariah.jpg)