Berita Video
VIDEO Nahas! Seorang Begal Terlindas Truk Kontainer Saat Kabur Dikejar Warga
Seorang diduga begal tewas mengenaskan terlindas truk kontainer di flyover Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara pada Senin (3/7/2023)
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM, KOJA - Seorang diduga begal tewas mengenaskan terlindas truk kontainer di flyover Jalan Jampea, Koja, Jakarta Utara pada Senin (3/7/2023) dini hari.
Seorang saksi mata Nanda Maulana (31) menyebut, seorang pelaku begal tewas terlindas truk kontainer saat kabur dari kejaran warga.
"Katanya sih begal, posisinya saya kan lagi parkir terus ada orang teriak tolong, tolong tolong," kata Nanda di lokasi.
"Pas saya naik ke atas sudah banyak orang, terus ada korbannya di sampingnya celurit, kayaknya sih pelakunya," sambungnya.
Nanda menambahkan, pelaku begal berjumlah tiga orang itu dikejar warga dari arah Tanjung Priok menuju Rorotan, Cilincing.
Namun dua orang pelaku berhasil kabur dan satu pelaku tewas terlindas truk kontainer.
"Katanya sih ya ada yang bilang ditabrak ada yang bilang dilindas. Soalnya udah keluar usus banyak darah," ujarnya.
Baca juga: Putri Ariani Diajak Bernyanyi di Konser Ronan Keating Setelah Tampil Mengesankan di AGT 2023
Di samping tubuh pelaku, warga juga menemukan sebilah celurit yang diduga digunakan untuk melakukan kejahatan.
"Jam setengah tiga pagi. Saya kurang tahu pokoknya pelaku sudah tergeletak aja udah keluar usus," ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Koja AKP Anak Agung Putra Dwipayana membenarkan bahwa korban tewas terlindas truk di Jalan Jampea merupakan salah satu pelaku pembegalan.
"Pada saat pengecekan bersama korban percobaan pembegalan ia menyatakan bahwa si korban korban yang meninggal di flyover adalah salah satu pelaku percobaan pembegalan," kata Agung saat ditemui di Mapolsek Koja.
Baca juga: Lady Nayoan Berserah Diri pada Tuhan Setelah Rendy Kjaernett Akui Selingkuh dengan Syahnaz Sadiqah
Agung menambahkan, pelaku pembegalan yang tewas terlindas kendaraan telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan otopsi.
"Saat kita ke tkp korban meninggal ada ciri ciri seperti bekas roda kendaraan dalam hal ini kendaraan roda empat atau diatasnya," pungkasnya. (m38)