Teknologi

Qualcomm Nilai Teknologi AI Hybrid Punya Peran Penting dalam Data Analitik

Teknologi AI pada perangkat yang kemudian dihubungkan dengan cloud berperan penting dalam menghadirkan data analitik yang membantu kehidupan manusia.

Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
Wartakotalive.com/Mochammad Dipa
Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto menjelaskan terkait teknologi hybrid AI dalam acara Snapdragon Academy 2023 di Jakarta, Rabu (21/6/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Teknologi Artificial Intelligence (AI) memegang peranan penting dalam menghadirkan data analitik yang membantu kehidupan manusia sehari-hari.

Teknologi AI yang hadir pada sebuah perangkat seperti ponsel, laptop hingga mobil otonom, sebenarnya diproses terlebih dahulu di komputasi cloud.

Adapun bentuk komunikasi yang lancar dari teknologi AI antara cloud dan perangkat disebut dengan hybrid AI.

"Jadi semua data yang diperoleh dari perangkat (device) harus dikirim dulu ke cloud untuk diproses dan dikirim kembali untuk diterima," ungkap Country Director Qualcomm Indonesia Shannedy Ong saat acara "Snapdragon Academy 2023: The Future of AI is Hybrid" di Jakarta, Rabu (21/6/2023).

Terkait dengan hybrid AI, lanjut Shannedy, bahwa Qualcomm telah menerapkan Hybrid AI dalam berbagai lini keperluan masyarakat yang disebut One Technology Roadmap.

Peta jalan tersebut akan membawa semua teknologi ke cloud, mulai dari teknologi dengan kompleksitas rendah termasuk wearable headset sampai ke level yang paling kompleks seperti mobil yang memerlukan komputasi tinggi.

Hanya saja, Shannedy menyebutkan bahwa hybrid AI masih memliki kelemahan dari sisi latensi rendah dalam pengiriman informasi dari cloud ke sebuah perangkat.

"Apalagi ketika mobil otonom harus melakukan pengereman, dari perangkat dilakukan proses pengiriman informasi ke cloud dan kembali dikirim ke perangkat, yang ada nanti keburu menabrak. Makanya kemampuan pemrosesan berbasis AI harus bisa dilakukan secepat mungkin,” katanya.

Untuk membantu hybrid AI berjalan dengan baik, Kini Qualcomm tak hanya menghadirkan chipset Snapdragon di ponsel, tapi juga menghadirkan di laptop lewat seri Snapdragon 7c, Snapdragon 8c, dan Snapdragon 8cx.

Dengan menggunakan teknologi dari Snapdragon, Qualcomm akan terus mengembangkan inovasi AI untuk membuat perangkat dengan inteligensi yang tinggi dan dengan latensi yang rendah.

"Qualcomm akan memaksimalkan perangkat untuk mengirimkan informasi ke cloud agar bisa diolah jadi data analitik. Tapi, juga skenario di edge tersebut memungkinkan untuk melakukan on device AI jadi tidak perlu sampe ke cloud sehingga latensinya lebih rendah dan lebih menjanjikan," ucap Shannedy.

Untuk menujukkan kemampuan teknologi AI pada sebuah perangkat, Senior Manager Business Development Qualcomm Indonesia, Dominikus Susanto memberikan demonstrasi laptop dengan chipset Snapdragon 8cx Gen 3.

Dengan Snapdragon 8cx Gen 3, chipset ini dapat melakukan teknologi AI dalam beberapa skenario, seperti online meeting, laptop ini tidak hanya menyediakan fitur background blur tapi juga noise-suppression, auto-framing, serta efek untuk beautify.

Jadi kemampuan mumpuni dan canggih dari Snapdragon yang bisa dijumpai di ponsel dihadirkan ke laptop dengan peningkatan yang mendukung komputasi.

"Hasilnya, laptop dengan chipset dan dukungan teknologi AI Snapdragon menawarkan keunikan dari prosesor yang bisa dijumpai di laptop," ungkap Susanto dalam kesempatan yang sama.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved