Berita Nasional

Bertemu Menparbud Uzbekistan, Sandiaga Uno Tukaran Kopiah hingga Bahas Soal Prasasti Soekarno

Bertemu Menparbud Uzbekistan, Sandiaga Uno Tukaran Kopiah hingga Bahas Soal Prasasti Soekarno

Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Minister of Culture and Tourism of the Republic Uzbekistan, Mr Ozodbek Nazarbekov Ahmadovich, Taskent, Uzbekistan pada Selasa (6/6/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Minister of Culture and Tourism of the Republic Uzbekistan, Mr Ozodbek Nazarbekov Ahmadovich.

Dalam pertemuan yang digelar di Kementrian Uzbek Tashkent itu, dirinya mengulas sejumlah potensi kerjasama bilateral antara kedua negara, khususnya dalam bidang pariwisata.

Pertemuan yang berlangsung secara hangat itu pun diakhiri dengan pemberian cinderamata.

Bukan plakat ataupun kerajinan tangan, Sandiaga Uno justru memberikan kopiah khas Indonesia kepada Menteri Pariwisata Uzbekistan itu.

Sebaliknya, Ozodbek juga memberikan Sandiaga Uno sebuah topi khas Uzbekistan.

"Alhamdulillah tadi kita sudah menyelesaikan pertemuan bilateral dengan Menteri Pariwisata Uzbekistan didampingi pak Dubes dan pak Deputi serta pak Direktur," ujar Sandiaga Uno usai bertemu dengan Ozodbek pada Selasa (6/6/2023).

Baca juga: Denny Indrayana Ungkap Skema Penjegalan Pilpres 2024 dari Mantan Wapres: Anies Akan Dijerat KPK

Baca juga: Denny Indrayana Ungkap Alasan Jokowi Cawe-cawe Pilpres 2024 untuk Jegal Anies Maju Jadi Presiden

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Minister of Culture and Tourism of the Republic Uzbekistan, Mr Ozodbek Nazarbekov Ahmadovich, Taskent, Uzbekistan pada Selasa (6/6/2023).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno bertemu dengan Minister of Culture and Tourism of the Republic Uzbekistan, Mr Ozodbek Nazarbekov Ahmadovich, Taskent, Uzbekistan pada Selasa (6/6/2023). (Istimewa)

Ia mengungkapkan ada sejumlah rencana kerjasama yang disepakati antara kedua belah negara, baik Indonesia maupun Uzbekistan.

"Kami menyepakati bahwa beberapa rencana kerja ke depan yang paling dirasa penting adalah menghidupkan kembali semangat persahabatan antara Uzbekistan dan Indonesia yang digelorakan oleh Presiden pertama kita, bapak proklamator kita yaitu bung Karno," kata Sandiaga Uno.

Salah satu kerja sama tersebut kata Sandiaga Uno adalah pembuatan prasasti Presiden RI pertama Indonesia yakni Soekarno di salah satu masjid yang sempat disinggahi Bung Karno.

"Salah satu tadi yang saya titipkan adalah keinginan untuk membuat satu momentum sebuah tanda prasasti dimana Masjid dimana Bung Karno di Tilla Shayx yang didirikan pada 1902. Pada tahun 1956 Bung Karno singgah dan sembahyang disana," ungkap Sandiaga Uno.

Kisah Soekarno tersebut kata Sandiaga Uno menjadi bukti eratnya persahabatan Indonesia dengan sejumlah negara Eropa Timur. Jejak peninggalan Soekarno itu diharapkan Sandiaga dapat diabadikan lewat sebuah prasasti sang Proklamator.

"Ini mesjid tempat bapak Proklamasi, Soekarno pernah salat ketika berkunjung ke Uni Soviet. Di Masjid ini, bapak Soekarno menginisiasi pencarian makam Iman Bukhori yang akhirnya ditemukan di Samarkhan, Uzbekistan," lanjutnya.

Oleh karena itu, Menparekraf berharap Pemerintah Uzbekistan dapat membangun sebuah prasasti bagi sang proklamator Indonesia di komplek masjid tersebut.

"Saya meminta bantuan kepada pak Dubes dan bapak Wapres yang rencananya akan datang ke Uzbekistan beberapa minggu ke depan untuk membuat prasasti Sang Presiden, sebagai salah satu jejak Bung Karno yang waktu itu mengunjungi Uni Soviet," tambah Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno menyebutkan hal tersebut direspon positif oleh Menteri Pariwisata Uzbekistan.

"Dan tadi saya sempat bicarakan dengan Menteri Pariwisata, beliau sepakat untuk memfasilitasi agar semangat itu tetap ada. Yang kedua tentunya berkaitan dengan pertukaran budaya dan juga pariwisata termasuk juga produk-produk ekonomi kreatif," jelas Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga mengungkapkan jalinan kerja sama khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif antara Indonesia dan Uzbekistan akan semakin ditingkatkan kedepannya.

"Dan bagaimana wisata religi dimana Indonesia sekarang menjadi destinasi pariwisata halal di dunia bisa mengembangkan kerjasama dengan Uzbekistan. Pak Dubes mungkin ada tambahan," pungkas Sandiaga Uno.

Sementara itu, Duta Besar Republik Indonesia untuk Uzbekistan merangkap Republik Kyrgyzstan, Sunaryo Kartadinata menyebutkan kunjungan Sandiaga Uno tersebut sungguh memberikan dorongan bagi pihaknya di KBRI Tashkent untuk meningkatkan dalam konteks pariwisata atau kunjungan dari Uzbekistan ke Indonesia.

"Dan tentu di sisi lain tentu nilai-nilai historis tadi ini juga bisa mengindahkan hubungan kita dengan Uzbekistan. Insya Allah KBRI akan menindaklanjuti termasuk juga persiapan-persiapan untuk UN WTO pada bulan Oktober yang akan datang," ujar Sunaryo.

Baca Berita Warta Kota lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved