Pemilu 2024
Perkuat Pengelolaan Teknologi Informasi, Bawaslu Harap Tidak Ada Kebocoran Data
Anggota Bawaslu Puadi meminta pihaknya di daerah mengidentifikasi permasalahan dalam penggunaan teknologi informasi di lingkungan Bawaslu.
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Anggota Bawaslu, Puadi meminta pihaknya di daerah mengidentifikasi permasalahan dalam penggunaan teknologi informasi di lingkungan Bawaslu.
"Apa masalahnya di masing-masing provinsi dan kabupaten/kota. Apakah jaringan atau ada hal lain seperti sumber daya manusianya atau apa?," kata Puadi, Kamis (1/6/2023).
Puadi berharap, dengan adanya identifikasi masalah tersebut, pengelolaan sistem teknologi informasi di lingkungan Bawaslu daerah dapat terkelola dengan baik.
Lanjut Puadi, dalam menjaga keamanan, jaringan dan infrastruktur data yang dimiliki dan dikelola Bawaslu provinsi dan Bawaslu kabupaten/kota.
Baca juga: Bawaslu Imbau Caleg Pahami Aturan Main Pemilu 2024, Puadi: Tahap Sosialisasi Jangan Kampanye!
"Jangan sampai data kita bocor, kalau bocor ini menyangkut kredibilitas lembaga dan kepercayaan masyarakat," tutur Puadi.
Selain itu, Puadi juga mengingatkan Bawaslu daerah untuk berhati-hati dalam mengelola data dan informasi.
Pasalnya, kata dia, Bawaslu sebagai lembaga publik harus transparan dalam menyampaikan informasi.
"Pengelola data dan informasi juga harus mengetahui mana yang boleh diinformasikan dan mana yang tidak (informasi yang dikecualikan)," katanya.
Kemudian, Puadi juga mengatakan, Bawaslu akan membuat pusat perintah (command center) untuk memudahkan kerja pengawasan di jajaran Bawaslu.
"Command center ini harus terwujud agar enak remote controlnya dan memudahkan koordinasi antara pusat hingga daerah,"pungkasnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/puadi-asn.jpg)