Viral Media Sosial
Ini Alasan Bu Kades Sidokepung Disandera Warga di Balai Desa, Satu Peleton Polisi Sampai Diterjunkan
Ini Alasan Bu Kades Sidokepung Disandera Warga di Balai Desa, Digembok Selama Enam Jam-Satu Kompi Polisi Sampai Diterjunkan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kasus penyanderaan Kepala Desa (Kades) Sidokepung, Elok Suciati yang dilakukan oleh warganya sendiri viral di media sosial.
Penyanderaan itu terungkap setelah video detik-detik pembebasan Elok Suciati yang disandera selama enam jam di Balai Desa Sidokepung viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, terlihat puluhan anggota polisi yang berasal dari Polres Sidoarjo mendatangi Balai Desa Sidokepung.
Mereka pun membuka gembok yang terpasang di pintu Balai Desa Sidokepung.
Sesaat kemudian, rombongan polisi itu terlihat berjalan beriringan keluar dari Balai Desa.
Mereka mengawal Bu Kades Elok Suciati yang berada di tengah-tengah anggota polisi.
Proses pembebasan Bu Kades itu pun ramai ditanggapi warga.
Mereka terlihat spontan meneriaki Elok Suciati.
Dalam video tersebut, warga meluapkan kekecewaannya karena pihak Kepolisian justru membebaskan Kades Sidokepung yang dinilai tidak melayani masyarakat..
"Jangan pak! tolong tanggung jawab dulu sama warga!" teriak salah satu warga kecewa.
Tak menggubris sejumlah pernyataan yang disampaikan warga, rombongan anggota polisi itu tetap mengawal Elok Suciati keluar dari Balai Desa.
Rombongan polisi dan Bu Kades bahkan harus melompati pagar untuk keluar dari Balai Desa.
Dikutip dari Tribun Jatim, seorang warga bernama Supaat menceritakan bahwa ia bersama warga desa lainnya, sejak sore melarang bu kades ini keluar balai desa karena dinilai sering mengecewakan warga.
Khususnya terkait masalah pengurusan program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) Desa Sidokepung.
Menurut Supaat, warga kecewa karena sebagai pemohon, PTSL tidak mendapat pelayanan serius dari perangkat desa setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/bu-kades.jpg)