Berita Video
VIDEO : Ganjar Pranowo Dikerubuti Para Pelari di Lapangan Banteng
Pantauan di lapangan, Ganjar sempat melepas rombongan peserta pertama yang berjumlah 500 orang pada pukul 06.05.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri |
BIB atau nomor lari yang disiapkan panitia untuk diambil pelari saat pengambilan paket lomba atau race pack Bank Jateng Friendship Run Jakarta di Hotel Atlet Century Park, Senayan.
Tahun ini, ‘Voice of Unity’ digaungkan sebagai tema umum untuk menyuarakan semangat persatuan, suara positif untuk saling menginspirasi dan membangun persatuan melalui kegiatan lari sembari memompa aktivitas ekonomi para pelaku UMKM dan menyapa keunikan budaya masyarakat setempat.
Bank Jateng Friendship Run Jakarta menawarkan rute sepanjang 5 kilometer.
Rute ini antara lain melalui Jalan Taman Pejambon, Jalan Merdeka Timur, Jalan Merdeka Selatan, Stasiun Gambir, Jalan Perwira, dan kembali ke Taman Lapangan Banteng.
Sedikitnya 1.000 peserta mengikuti Bank Jateng Friendship Run Jakarta ditambah pelibatan belasan komunitas dari sejumlah kota. Hanya dengan berkontribusi Rp 100.000, peserta mendapatkan jerseyuntuk dikoleksi, totebag, BIB, handuk, dan kupon Pawone.
Serupa dengan penyelenggaraan sebelumnya, selain berlari rangkaian Bank Jateng Friendship Run Jakarta juga menampilkan budaya dan kuliner lokal guna memberikan pengalaman yang lebih menyenangkan dalam olahraga lari. Hal ini sejalan dengan semangat Borobudur Marathon yang turut mendongkrak kegiatan bisnis para pelaku UMKM.
Pada acara pembukaan contohnya, disuguhkan tari topeng Betawi dan marching band SMA 24 Jakarta. Sementara di area panggung utama, peserta bisa mencoba pengalaman dalam instalasi interaktif oleh Utami, dengan menempelkan stiker pada papan sesuai nomor yang sudah tertera. Setelah semua stiker ditempel, sebuah gambar akan terbentuk.
Instalasi interaktif ini diadakan di setiap kota dengan gambar yang berbeda. Nantinya, saat race dayakan digabungkan dan menjadi satu kesatuan gambar dari 10 kota.
Sejak awal, acara ini dirancang untuk membangkitkan semangat wisata olahraga atau sport tourism. Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat peluncuran Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng.
Baca juga: Bacapres PDIP ke Kota Palembang, Ganjar Pranowo Disambut Warga, Sultan-sultan Hingga Tokoh Agama
“Sekarang, saatnya kita bersatu untuk juga mengulurkan tangan ke kanan-kiri, bersama-sama saling berlari dan terus menginspirasi untuk menang. Oleh karena itu, ‘Voice of Unity’ menggambarkan bagaimana pelari, stakeholder, dan masyarakat bersatu untuk menyuarakan semangat kemenangan, dan saling menginspirasi dengan suara-suara positif dalam satu kesatuan di Borobudur Marathon,” kata Ganjar.
Dalam rangkaian pre-event ini, Borobudur Marathon membawa Bank Jateng Pawone ke 10 kota melalui Bank Jateng Friendship Run dengan tujuan untuk menginspirasikan dan mempromosikan Magelang.
“Bank Jateng dengan 10.000 pelari membawa dampak perekonomian lebih besar pascapandemi. Program Bank Jateng Pawone akan mengajak pelaku UMKM untuk mengoptimalisasikan produk serta mengedukasi pelaku UMKM untuk melakukan literasi keuangan sehingga pengembangan potensi ekonomi dapat terjadi dan berjalan secara optimal,” kata Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno.
Baca juga: VIDEO Datangi Palembang, Ganjar Tegaskan Tol Trans Sumatera Harus Dilanjutkan
Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo menjelaskan, pada 2023, Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng akan dilaksanakan satu hari dengan beberapa kategori, yaitu marathon, half marathon, dan 10K kepada pihak umum nasional dan internasional.
Lalu, rangkaian program Borobudur Marathon 2023 Powered by Bank Jateng akan terdiri atas Bank Jateng Friendship Run 10 Kota, The Tour, Bank Jateng Pawone, dan Race Day.
Selain Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Bank Jateng Friendship Run Jakarta juga dihadiri Ketua Yayasan Borobudur Marathon Liem Chi An, Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno, CEO Kompas Gramedia Lilik Oetama, CEO KG Media Andi Budiman, Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo, Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra, dan Direktur Bisnis Harian Kompas Lukminto Wibowo.