Berita Jakarta

3 Pelaku Begal Nekat Bacok Sopir Taksi Online Alasan Kepepet Masalah Ekonomi

Tiga pelaku begal yang membacok pengemudi taksi online berinisial Q (35) di Tanjung Duren, Jakarta Barat, dibekuk polisi. 

Warta Kota
Ilustrasi - 3 palaku pembacok sopir taksi onlline di kawasan Tomang, Jakarta Barat ditangkap. Dilatarbelakangi masalah ekonomi 

WARTAKOTALIVE.COM, TANJUNG DUREN — Tiga pelaku begal yang membacok pengemudi taksi online berinisial Q (35) di Tanjung Duren, Jakarta Barat, dibekuk polisi. 

Tiga tersangka tersebut, di antaranya MF (29), EH (45), dan YJ (29).

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Muharram Wibisono mengatakan, ketiga pelaku merupakan warga yang tinggal di sekitar kawasan Tomang, Jakarta Barat.

Ketiganya nekat melakukan aksi tersebut karena terhimpit masalah ekonomi.

"Di mana korban berinisial Q, menjadi korban percobaan perampasan atau penjambretan dan juga penganiayaan orang tak dikenal yang jumlahnya tiga orang tersangka," kata Muharram kepada wartawan di Polsek Tanjung Duren, Jumat (19/5/2023).

Baca juga: Supir Taksi Online di Tanjung Duren Dibacok Saat Pertahankan Ponselnya yang akan Dirampas

Muharram berujar, kejadian bermula pada Sabtu (13/5/2023), di mana korban yang saat itu hendak bergantian dengan sang adik mengemudi taksi online, didatangi tiga orang tak dikenal menggunakan sepeda motor.

Kemudian, kata dia, pelaku tiba-tiba mengancam korban dengan meminta agar dia menyerahkan handphonenya. 

Saat melancarkan aksinya itu, lanjut Muharram, para pelaku memiliki perannya masing-masing.

Pelaku MF alias A merupakan orang yang menjadi otak kejahatan ini. Dia berperan mencari target dan melakukan eksekusi dengan membacok korbannya menggunakan senjata tajam.

"Kemudian juga EH, bertugas mengendarai sepeda motor. Dia pakai sepeda motor hitam merek Honda untuk melakukan aksinya," kata Muharram.

Sementara pelaku YJ merupakan orang yang mendampingi MF melakukan upaya penganiayaan dan juga penjambretan terhadap korban Q.

Muharram mengatakan, sebelum aksi kejahatan itu dimulai, ketiganya sempat minum-minuman keras terlebih dahulu.

Baca juga: Polisi akan Selidiki Senjata yang Dipakai Koboi Jalanan untuk Ancam Sopir Taksi Online di Tol Tomang

"Saat melakukan aksinya, ada beberapa pelaku yang mengonsumsi miras. Pelaku sempat minum, sehingga sangat berani melakukan penyerangan terhadap korban," jelas dia.

Lebih lanjut, Muharram menjelaskan, pelaku EH ditangkap terlebih dahulu saat sedang berada di kolong jembatan jeling.

Tepatnya, di perbatasan antara Kecamatan Grogol Petamburan dengan Kecamatan Gambir.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved