Berita Jakarta

Ketua Fans Formula E Indonesia Sebut PT Jakarta Propertindo Hanya Ingin Cari Keuntungan Semata

Ketua Fans Formula E Indonesia, Farhan benarkan pernyataan Pengamat Kebijakan Publik soal PT Jakpro yang hanya ingin cari keuntungan lewat Formula E.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: PanjiBaskhara
Kompas.com/Kristianto Purnomo
Ketua Fans Formula E Indonesia, Farhan benarkan pernyataan Pengamat Kebijakan Publik soal PT Jakpro yang hanya ingin cari keuntungan lewat Formula E. Foto: Pebalap Formula E Tim Jaguar TCS Racing, Mitch Evans saat race di Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC), Ancol, Jakarta, Sabtu (4/6/2022). Mitch Evan keluar sebagai juara Formula E Jakarta. 

WARTAKOTALIVE.COM - Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah menyebut Formula E sebagai ajang cari keuntungan untuk PT Jakarta Propertindo.

Ketua Fans Formula E Indonesia, Farhan membenarkan pernyataan itu soal PT Jakpro yang hanya ingin cari keuntungan dari balapan mobil kursi.

Keuntungan yang didapat dari Formula E itu adalah eskposure negara Indonesia supaya semakin dikenal di mancanegara.

"Bisa menjadi ajang Promosi dikancah dunia Internasional," katanya, pada Senin (15/5/2023).

Menurutnya, pihak-pihak yang menduga ajang Formula E negatif hanya ingin menghalang-halangi balapan tidak terlaksana.

Ia pun meminta kepada pihak-pihak penentang atau kontrak tidak memecah masyarakat dengan membuat pernyataan Formula E mencari keuntungan pribadi.

"Boleh kontra tapi untuk Bangsa tolong jangan terpecah belah," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta melalui PT Jakarta Propertindo (Jakpro) bakal menggelar kembali ajang balapan Formula E di sirkuit Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara pada Juni 2023.

Namun, ajang balapan ini menimbulkan reaksi pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahardiansyah.

Menurutnya, Jakpro ingin mencari keuntungan dari ajang Formula E apalagi diadakan setiap tahun.

"Kalau misalnya sebagai tahap pengenalan Formula E di Indonesia mungkin iya, tapi dalam praktiknya berbeda," ujarnya kepada Wartakotalive.com Kamis (11/5/2023).

Trubus mengaku, Jakpro hanya ingin melakukan pemborosan anggaran dan tidak menutup kemungkinan bakal ada dugaan korupsi di dalam kegiatan tersebut.

Event tahunan itu juga lebih banyak dinikmati oleh orang kaya.

Ia menilai, manfaat ajang Formula E hanya bisa dirasakan oleh masyarakat kalangan menengah ke atas bukan rakyat biasa yang tak punya uang.

(Wartakotalive.com/M26)

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved