Kamis, 28 Mei 2026

Timnas Indonesia

Selangkah Lagi Ivar Jenner dan Rafael Struijk Berkostum Timnas Indonesia

Ketum PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa naturalisasi pada Ivar Jenner dan Rafael Struijk segera rampung. 

Tayang:
Penulis: Sigit Nugroho | Editor: Sigit Nugroho
pssi.org
Ketum PSSI Erick Thohir mengabarkan bahwa naturalisasi pada Ivar Jenner dan Rafael Struijk segera rampung. 

Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir akan mendukung langsung perjuangan penggawa Timnas U-22 di SEA Games Kamboja 2023.

Erick yang juga menjabat sebagai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah mendapat lampu hijau dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk terbang ke Kamboja.

"Kemarin di Lampung, saya sudah izin kepada Bapak Presiden Joko Widodo untuk mendampingi anak-anak (Timnas U-22). Kata Bapak Presiden, silakan," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Namun, kemungkinan Erick baru bisa mendampingi Marselino dan kawan-kawan saat berlaga di babak semifinal SEA Games 2023.

Pasalnya, Erick harus menghadiri sejumlah acara seperti ASEAN Summit atau Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-42 ASEAN 2023 pada 8-10 Mei 2023.

Dalam acara tersebut, Erick akan mendampingi Jokowi dalam sejumlah pertemuan bilateral dengan pemimpin ASEAN.

"Tanggal 11 Mei pukul 01.00 pagi saya akan terbang ke Doha, Qatar, untuk drawing AFC (Piala Asia) bersama coach Shin Tae-yong dan Exco PSSI. Tanggal 12 atau 13 Mei. Saat mendarat dari Doha ke Jakarta, saya langsung naik pesawat untuk ke mendukung tim di SEA Games 2023," jelas Erick.

BERITA VIDEO: Ganjar Temui Nyai dan Ning Jawa Timur, di Pondok Pesantren An Nuriyah Surabaya

Fokus

Selain itu, jelang laga kontra Timnas Timor Leste U-22, Erick mengingatkan pemain Timnas Indonesia U-22 tidak jemawa dengan dua kemenangan sebelumnya.

Pada dua laga sebelumnya, Timnas U-22 menang 3-0 atas Filipina dan menang 5-0 atas Myanmar.

"Ini masih terlalu dini. Kita memang menang dua pertandingan awal, tetapi ke depan-depannya jangan sampai tampil tidak baik," kata Erick dikutip dari pssi.org.

Sejak awal, Erick percaya kunci perbaikan tim.

Selain punya kompetisi dan seleksi pemain yang baik, namun setelah menjadi sebuah tim harus punya kebersamaan dan mental. 

Erick menilai bahwa faktor mental dan kebersamaan kerap menjadi batu sandungan yang membuat permainan tim tidak berkembang, meski mempunyai kemampuan di atas lawan.

Halaman 3/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved