Berita Jakarta

Cerita Suka Duka Dwi Suprihadi, Zookeeper yang Mengurus Gorila 'Komu' di Taman Margasatwa Ragunan

Suka duka mengurus tiga gorila jantan bernama Kumbo, Kihi dan Komu, di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan menurut zookeeper Dwi Suprihadi.

Penulis: Nurmahadi | Editor: PanjiBaskhara
Wartakotalive.com/Nurmahadi
Seekor gorila bernama Komu di Taman Margasatwa Ragunan merayakan hari ulang tahunnya ke-26 yang bertepatan di Hari Raya Idul Fitri, Minggu (23/4/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Dwi Suprihadi, seorang zookeeper menceritakan suka duka mengurus tiga gorila jantan kesayangan bernama Kumbo, Kihi dan Komu, di Taman Margasatwa Ragunan

Saat libur Lebaran 2023, salah satu gorila bernama Komu, rayakan ulang tahun nya yang ke-26 di Taman Margasatwa Ragunan.

Komu merupakan gorila paling muda dari dua gorila lainnya di Taman Margasatwa Ragunan.

Dwi mengatakan, Komu lahir di Inggris bersama kedua kakaknya.

Komu sendiri lahir pada 23 April 2023, sedangkan kedua kakanya bernama Kumbo dan Kihi lahir pada 8 Mei 2023.

Pria yang memiliki hobi fotografi itu mengaku, telah mengurus Komu sejak gorila tersebut dibawa dari Inggris.

Dimana, saat itu Komu masih berusia lima tahun.

"Di Taman Margasatwa Ragunan ada tiga gorila, jantan semua, Kumbo, Kihi, dan Komu. Kumbo dan Kihi kebetulan tanggal lahirnya sama, 8 Mei 1995,"

"dan Komu 23 April 1997. Mereka satu bapak tapi berbeda ibu," kata dia saat diwawancarai wartakotalive.com, Minggu (23/4/2023).

Selama 21 tahun, Dwi telah mengurus Komu. Banyak suka duka yang ia rasakan selama merawat gorila tersebut hingga saat ini.

"Sukanya kalau mereka sehat, kalau mereka aktif bermain, dukanya kalau dia lagi sakit, itu saya jadi sedih, karena mereka kan sudah seperti keluarga sendiri, kita merasakan apa yang mereka rasakan," jelasnya.

Dijelaskan Dwi, Komu memiliki karakteristik yang jauh berbeda dengan dua kakaknya.

Yang mana, Komu disebut lebih aktif dan pintar ketimbang Kumbo dan Kihi.

"Kalo si Komu, dia tuh seperti petualang, sebelum yang lain eksplore kandang di sini, Komu sudah eksplor duluan," kata Dwi.

"Kaya naik pohon, itu cuma Komu yang bisa manjat pohon, kakaknya malah ga bisa. Saat pertama mereka kenal kelapa, yang bisa naik dan memanjat kelapa itu Komu, yang bisa membuka kelapa pertamanya itu Komu," sambungnya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved