Berita Jakarta
Heru Budi Hartono Ultimatum Pengusaha Telekomunikasi Imbas Kabel Fiber Optik Semrawut
Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengultimatum para pengusaha telekomunikasi imbas semrawutnya kabel fiber optik di pedestrian Ibu Kota
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengultimatum pengusaha telekomunikasi imbas semrawutnya kabel fiber optik di Ibu Kota.
Pria yang juga menjadi Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI ini meminta kepada Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk memperbaiki kabel-kabel yang menyeruak ke jalur pedestrian.
Permintaan itu disampaikan Heru saat meninjau penataan kabel utilitas di sejumlah wilayah Jakarta. Saat itu Heru didampingi oleh Ketua Apjatel Jabodetabek Anton F Belnis.
Dalam kunjungannya di Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, atau tepatnya di dekat SPBU, Heru geram melihat kabel telekomunikasi yang menyeruak dari dalam tanah ke jalur pedestrian. Dia mempertanyakan kabel tesebut kepada pihak Apjatel.
Baca juga: Usai Jajal LRT, Heru Budi Hartono Terima Cinderamata Album BTS dan BLACKPINK dari Pemerintah Korsel
“Saya mau tanya, kabelnya dimasukin ke sini? terus ini kabelnya (menyeruak) akan dipotong? Ini kan kabelnya keluar, terus dimasukin lagi sambungan kabelnya. Nanti kabelnya di kemanain?,” tanya Heru.
Mendapat pertanyaan Heru, Anton menjawab bahwa pengerjaan jaringan utilitas itu belum selesai dan nantinya kabel akan dimasukkan ke dalam tanah.
“Nanti (kabelnya) di bawah semua, jadi sebenarnya sambungan menyambungnya kalau sudah didak (emen) begini, di bawah (trotoar) semua,” jelas Anton.
Heru juga mencecar Anton soal sambungan kabel utilitas tersebut. Kata Heru, semua kabel-kabel yang awalnya berada di udara, seharusnya sudah dimasukkan ke dalam tanah.
“Bapak (Anton) butuh waktu berapa lama untuk dirapikan ini, saya ngikut Bapak saja. Nanti saya cek lagi, sesuai waktunya harus sudah selesai,” kata Heru.
Baca juga: Heru Budi Hartono dan Menteri Transportasi Korea Selatan Jajal Bersama LRT Jakarta, Ini Hasilnya
Dia lalu meminta kepada pihak Apjatel untuk melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan fiber optik. Jika mereka tidak segera memperbaikinya, Pemerintah DKI tidak akan memberikan izin operasi.
“Bapak kumpulin besok hari Senin (19/3/2023), ini kapan dikerjain saya ngikutin konsep Bapak. Bapak bilang sudah beres (nanti) saya lihat benar nggak konsep bapak seperti itu, kalau ini nggak diberesin se-Jakarta, nggak dikasih izin,” jelasnya.
Heru juga meminta kepada pihak Apjatel untuk bersikap tegas kepada perusahaan optik yang lalai merapikan fiber optik.
Apalagi pemerintah daerah telah menyiapkan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) di berbagai wilayah.
Baca juga: Dipimpin Heru Budi Hartono, Pemprov DKI Jakarta Juara Umum Kompetisi Kinerja Kehumasan Nasional
“Bapak omelin saja yang nggak beres, Bapak yang omelin bukan saya. Saya kan nggak berani ngomelin, saya rakyat kecil jadi nanti kita bikin grup, yang nggak beres PT ini di jalan ini,” ucapnya.
“Misalnya PT X nih nggak beres, PT A mau bikin izin, tapi PT A tidak akan bisa, kami tidak bisa kasih izin PT X yang belum beresin. Jadi Bapak yang ngomelin,” sambungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/pj-gubernur-dki-jakarta-heru-budi-hartono-saat-mengecek-jaringan-utilitas-di-jalan-gunung-sahari.jpg)