PT Transjakarta
Mohamad Indrayana Jadi Plt Dirut PT Transjakarta, Emban Tugas Berat Entaskan Kemelut Transportasi
Pemprov DKI Jakarta gerak cepat mengisi jabatan Dirut PT Transjakarta yang kosong dengan mengangkat Mohamad Indrayana.
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Valentino Verry
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pemerintah DKI Jakarta menyetujui pengunduran diri M Kuncoro Wibowo sebagai Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).
Keputusan itu diambil Pemprov DKI Jakarta, di luar rapat umum pemegang saham (RUPS), Selasa (14/3/2023).
“Pemegang saham PT Transjakarta melalui Keputusan Para Pemegang Saham di Luar RUPS yang ditandatangani pada tanggal 14 Maret 2023, menyetujui pengunduran diri Direktur Utama M. Kuncoro Wibowo dan Direktur Saidu Solihin,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BP BUMD DKI Jakarta Fitria Rahadiani, Rabu (15/3/2023) pagi.
Fitria mengatakan, pemegang saham juga mengangkat Mohamad Indrayana yang sebelumya sebagai Direktur Teknik dan Digital menjadi Plt Direktur Utama.
Penempatan posisi ini sampai diangkatnya pejabat dirut definitif.
“Diharapkan penunjukan Plt Direktur Utama dapat menjaga keberlangsungan layanan yang diberikan PT Transportasi Jakarta kepada masyarakat sampai diangkatnya pejabat Direktur Utama definitif,” jelasnya.
Baca juga: Kepala Dishub DKI Jakarta Meyakini Bakal Untung jika 417 Unit Bus Transjakarta Mangkrak Dijual
Menurut Fitria, transportasi terintegrasi dan berkelanjutan merupakan prioritas utama Pemprov DKI Jakarta dalam melayani kebutuhan mobilitas warga.
Salah satunya melalui Transjakarta yang menyediakan transportasi Bus Rapid Transit (BRT) terbesar se-Asia Tenggara.
“Melalui transportasi publik ini, warga didorong mempunyai kebiasaan baru dalam bertansportasi, sehingga dapat mengurangi kemacetan dan memastikan keberlangsungan lingkungan hidup di masa depan,” ungkapnya.
Baca juga: Dampak Hujan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Rogoh Kocek Rp 300 Miliar untuk Perbaikan Jalan Rusak
Diberitakan sebelumnya, mantan Direktur Utama PT Transjakarta M Kuncoro Wibowo kini berada di bawah pengawasan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Bahkan Kuncoro yang hanya dua bulan menjabat sebagai Dirut itu telah dicekal bepergian ke luar negeri oleh Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atas permintaan KPK.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli mengatakan, seorang pemimpin perseroan memang harus fokus pada tugas yang diembannya. Ketika yang bersangkutan terjerat kasus, dia harus mundur dari jabatannya agar fokus pada pemeriksaan oleh aparat hukum.
“Jika yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan KPK, tentu Pak Kuncoro akan terbagi perhatiannya. Jadi langkah mundur dari jabatannya adalah tepat,” kata Taufik pada Selasa (14/3/2023).

Menurutnya, Transjakarta saat ini memerlukan perhatian lebih dari Pemerintah DKI Jakarta. Selain karena mundurnya Kuncoro, ada ragam persoalan yang selama ini menyelimuti Transjakarta.
“PT Transjakarta sangat memerlukan perhatian Pemda DKI untuk dibenahi,” ujar Taufik dari PKS.
Taufik mengatakan, ada beberapa persoalan yang harus menjadi perhatian utama Transjakarta dan Pemerintah DKI dalam melayani penumpang. Persoalan itu harus segera diselesaikan, karena bisa mendorong minat masyarakat naik angkutan massal tersebut.
“Keamanan dan kenyamanan penumpang Transjakarta yang perlu dibenahi segera, seperti pelecehan seksual dan kriminalitas di dalam bus,” ucapnya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.