Berita Viral
Sri Mulyani Diserang Pegawai Pajak Usai Keluarkan Pernyataan Tegas Larang Hidup Mewah
Menteri Keuangan Sri Mulyani diserang pegawainya sendiri usai bertindak tegas membubarkan klub motor gede (Moge) yang ada di Ditjen Pajak.
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani diserang pegawainya sendiri usai bertindak tegas membubarkan klub motor gede (Moge) yang ada di Ditjen Pajak.
Sebelumnya, viral foto Dirjen Pajak Suryo Utomo naik Moge. Belum lagi, salah satu PNS golongan III di Ditjen Pajak Kantor Wilayah Jakarta Selatan Rafael Alun Trisambodo yang punya harta Rp56 Miliar serta Harley Davidson.
Ternyata baru diketahui, pegawai Ditjen Pajak memiliki komunitas motor BlastingRijder yang isinya mayoritas memakai Moge.
Terkait hal tersebut, warganet pun geram dengan kehidupan mewah pegawai pajak di tengah masih banyaknya masyarakat miskin membutuhkan dana pajak untuk pembangunan.
Menanggapi komentar nyinyir warganet, Sri Mulyani pun membuat pernyataan keras. Ia meminta DJP agar membubarkan komunitas BlastingRidjer.
Bukan hanya itu, Sri Mulyani pun meminta pegawai pajak agar tidak hidup mewah meskipun barang mewah tersebut didapat dari uang halal.
“Meminta agar klub BlastingRijder DJP dibubarkan. Hobi dan gaya hidup mengendarai Moge - menimbulkan persepsi negatif masyarakat dan menimbulkan kecurigaan mengenai sumber kekayaan para pegawai DJP,” kata Sri Mulyani.
Terkait hal itu, Sri Mulyani justru mendapatkan banyak komentar negatif dari unggahannya. Sejumlah warganet yang mengaku sebagai pegawai pajak di wilayah kecewa dengan keputusan Sri Mulyani.
Baca juga: Rafael Alun Trisambodo Licik, Pilih Mundur dari ASN Ditjen Pajak agar tak Bisa Diselidiki
Bahkan Sri Mulyani dianggap tidak adil dengan Ditjen Pajak dan lebih menganakemaskan Ditjen Bea Cukai.
“Sudah dibakar sama masyarakat, dikasih minyak sama menteri sendiri. Kerja bagus bu menteri bea cukai,” komentar @ptrw1319.
Netizen juga meminta agar Sri Mulyani tidak mengumbar hal tersebut ke publik karena akan membuat publik semakin tidak percaya dengan pegawai pajak.
“Mohon izin bu mungkin lebih bijak jika disampaikan di internal bu hal hal seperti ini. Bukannya meredakan malah semakin menambah persepsi lain. Saya rasa lebih elok dan bijak jika disampaikan melalui arahan internal. Kita SATU KEMENKEU selogan yang selalu di gaung gaungkan ayok kita lakukan bersama bu. Memperbaiki yang buruk bersama sama,” komentar ghozie_f
Pegawai pajak lainnya juga tidak terima kena imbas dari kelakuan anak seorang pegawai pajak Rafael Alun Trisambodo.
“Bu.. ini yg bermasalah anak pegawai pajaknya bu... bukan pegawai pajaknya.. kami yg ga tau apa apa tiba tiba tertuduh dimana dimana bu... hidup mewah gimana bu ke kantor aja harus empet empetan naik kreta naik busway pulang malam lembur ini itu,” abdulkh94
“Ibu, banyak sekali pegawai DJP yang bekerja secara jujur dan amanah disini. Banyak yang berjuang jauh dari keluarga untuk mengemban tugas ini. Jujur saya kecewa membaca postingan Ibu terkait hal ini yang bisa diselesaikan secara internal tanpa menggiring opini publik ke arah yang lebih negatif,” komentar rhmnrhyuuu.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.