Berita Video
VIDEO: Bekas Museum Adam Malik Jadi Kantor DPP Partai Perindo
bekas Museum Adam Malik ini menjadi markas ormas Perindo yang kini menjadi Kantor DPP Partai Perindo
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA- Museum Adam Malik yang berlokasi di Jalan Diponegoro 29, Jakarta Pusat, dijual sejak tahun 2000-an.
Museum yang sebelumnya berisi ribuan koleksi mantan Wakil Presiden Republik Indonesia (RI) periode 1978-1983 tersebut dibeli Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo pada tahun 2012.
Kala itu, usai hengkang dari Partai Nasional Demokrat (NasDem) bos MNC Grup tersebut mendirikan ormas Persatuan Indonesia (Perindo).
Sehingga menjadikan bekas Museum Adam Malik ini menjadi markas ormas Perindo yang kini menjadi Kantor DPP Partai Perindo .
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Perindo DKI Jakarta Effendi Syahputra menyebut bangunan yang ditetapkan sebagai cagar budaya ini tak boleh diubah bentuknya. Namun, diperkenankan untuk merenovasi bagian-bagian yang mulai tak terawat.
"Sudah jadi kantor Partai Perindo dari tahun 2012 kala itu masih jadi Ormas Persatuan Indonesia sudah direnovasi sebagian, ada penambahan ini tidak bisa dirobohkan karena termasuk bangunan cagar budaya, namun masih bisa direnovasi di dalamnya sehingga sekarang ini menjadi kantor yang sangat representatif," ucap Effendi saat ditemui Wartakotalive.com di kantor DPP Perindo, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2023).
Effendi menjelaskan fasilitas-fasilitas yang ada di markas partai besutan Hary Tanoesoedibjo itu.
"Jadi pada lantai satu itu ada ruangan rapat kecil ruang kaca, terus ada ruangan-ruangan pengurus partai, ada aula yang dapat menampung 300-400 orang. Sedangkan di lantai 2 terdapat ruangan Ketua Umum Perindo pak Hary Tanoesoedibjo dan fungsionaris DPP lainnya," jelas dia.
Pria yang juga turut menjabat sebagai Ketua Umum Pemuda Perindo ini juga menuturkan bahwa koleksi-koleksi peninggalan Adam Malik kini berada di Museum Nasional.
"Beliau salah satu tokoh penggerak kemerdekaan kita, tokoh jurnalis tentu semangat Adam Malik dengan kita mendiami rumahnya semoga arah kami ke depan menjadi pemimpin nasional bisa menginspirasi semua," jelasnya.
Wartakotalive.com berkesempatan untuk melihat langsung bangunan bernuansa putih dan abu-abu tersebut.
Kemegahan dan keunikan model rumah peninggalan Belanda itu masih dapat terlihat jelas.
Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 4.000 meter persegi itu berbentuk bundar. Dindingnya dipenuhi jendela dan kaca, khas bangunan tempo dulu.
Perkarangan halaman depan dan belakang kantor DPP Perindo ini cukup luas. Di mana halaman depan digunakan untuk parkiran kendaraan bermobil, sedangkan di halaman belakang digunakan untuk parkir kendaraan bermotor dan gerobak UMKM Partai Perindo.
Marmer dan tangga untuk menuju ke lantai 2 masih tetap dipertahankan keasliannya. Model gagang pintu setiap ruangan juga masih sama seperti dahulu.
Di seberang kanan bangun tersebut, terdapat satu rumah yang belum direnovasi. Di mana nantinya akan dibuat kantor Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Partai Perindo. (m27)
VIDEO Masih Buron, Ini Tampang Ketua PP Tangsel dalam Kasus Kekerasan di RSU |
![]() |
---|
VIDEO Zulhas Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Ibrahim Suami Najwa Shihab |
![]() |
---|
VIDEO Sikap Romantis Ibrahim Sjarief yang Buat Najwa Shihab Bucin |
![]() |
---|
VIDEO Ibrahim Sjarief Assegaf, Sosok Pendamping Setia Najwa Shihab dalam Hidup dan Karier |
![]() |
---|
VIDEO Anies dan Ahok Melayat ke Rumah Duka Ibrahim Suami Najwa Shihab |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.