Berita Internasional
Kenapa Kopi Arab Saudi Jadi Warisan Dunia Unesco, Bukan Arabica Tapi Kopi Khawlani
Kopi Khawlani Arab Saudi didaftarkan sebagai warisan budaya tak benda Unesco. Arab Saudi kini menggelar Festival Kopi Saudi berlangsung hingga 10 hari
Penulis: Suprapto | Editor: Suprapto
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-- Arab Saudi menggelar Festival Kopi Saudi Ke-10 yang dibuka Sabtu kemarin waktu setempat.
Festival Kopi Arab Saudi digelar selama 10 hari dan sekaligus sebagai perayaan bahwa Kopi Arab Saudi telah menjadi warisan dunia sebagaimana ditetapkan UNESCO tahun lalu.
Pameran atau Festival Kopi Arab Saudi digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup, Air dan Pertanian di Jazan, Arab Saudi.
Arabnews menginformasikan, Arab Saudi adalah salah satu konsumen kopi terbesar di dunia. Visi Arab Saudi 2030 menargetkan negara tersebut akan mencapai swasembada dalam produksi kopi.
Festival ini merupakan outlet pemasaran utama untuk biji kopi premium Saudi yang dikenal sebagai Kopi Khawlani, yang berasal dari wilayah Jazan.
Baca juga: Sambangi Sekber Gerindra-PKB, Waketum NasDem: Mau Minum Kopi Enak
Kopi adalah daya tarik wisata yang penting untuk daerah tersebut, menyoroti salah satu daerah paling bergunung di Kerajaan serta budaya dan tradisinya.
Khawlani adalah salah satu biji kopi yang paling dicari di dunia.
Kopi ini telah dibudidayakan di wilayah tersebut selama lebih dari delapan abad dan disebutkan berkali-kali dalam puisi dan lagu lama wilayah tersebut.
Tahun 2022, UNESCO mendaftarkan Kopi Khawlani Arab Saudi dan keterampilan serta pengetahuan penanamannya ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan (Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity).
Mufarh Al-Malki, CEO Festival Kopi Saudi, mengatakan bahwa kegubernuran Al-Dayer senang menjadi tuan rumah festival tahunan dan untuk mewakili produk yang mewujudkan keuntungan ekonomi yang besar bagi Kerajaan.
Menurut statistik dari Festival Kopi Saudi 2022, wilayah Jazan menampung lebih dari 2.000 perkebunan kopi, yang memiliki total 384.214 pohon kopi dan produksi tahunan lebih dari 900 ton.
Lebih dari 100 petani memamerkan hasil panen dan produk kopi mereka di festival tahun ini, yang juga mencakup sejumlah acara dan kegiatan budaya yang akan berlangsung dengan judul “Malam Kopi”.
Festival ini diperkirakan akan menghidupkan kembali warisan budaya Jazan dan menyoroti warisan budaya kawasan — serta sudut pariwisata dan warisan, toko pakaian tradisional, teater anak-anak, kedai makanan, dan, tentu saja, kopi spesial.
Kopi Khawlani Arab Saudi Masuk Daftar Warisan Budaya Dunia Unesco
Kenapa Kopi Khawlani didaftarkan sebagai warisan budaya tak benda Unesco?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kopi-Khawlani-Arab-Saudi-penghargaan-Unesco.jpg)