Berita Video
VIDEO : Pengurus K-Sarbumusi Kabupaten Bogor 2022-2027 Resmi Dilantik, Ini Program Kerjanya
Pengurus DPC K-Sarbumusi dilantik oleh Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor KH Aim Zainudin.
Penulis: Hironimus Rama |
WARTAKOTALIVE.COM, CIBINONG - Pengurus Konfederasi Sarikat Buruh Muslim Indonesia (K-Sarbumusi) Cabang Kabupaten Bogor periode 2022-2027 resmi dilantik pada Kamis (2/2/2023).
Pelantikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) K-Sarbumusi Kabupaten Bogor dilakukan di Kantor Nadhlatul Ulama Kabupaten Bogor Jalan Bina Citra, Cibinong.
Pengurus DPC K-Sarbumusi dilantik oleh Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor KH Aim Zainudin.
Simak Video Berikut :
Ketua DPC K-Sarbumusi Kabupaten Bogor Didin Khaerudin mengatakan pihaknya akan meningkatkan keterampilan para anggota dengan pelatihan-pelatihan.
"Selain memberikan pemahaman tentang Undang-Undang Ketenagakerjaan, kita akan meningkatkan skill anggota dengan pelatihan-pelatihan," kata Didin di Cibinong, Kamis (2/2/2023).
Pelatihan-pelatihan ini digelar bekerja sama dengan pemerintah daerah dan kementerian melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) K-Sarbumusi.
"Nanti ada pelatihan komputer, operator alat berat dan lain-lain sesuai kebutuhan anggota," ucapnya.
Baca juga: Katalog Promo JSM Indomaret 3 Februari Diskon Susu Dancow, Aneka Snack dll
Baca juga: 106 Calon Jemaah Umrah di Bogor Ditipu Seorang Wanita, Total Kerugian Capai Rp1,8 Miliar
Saat ini sekira 1800 anggota K-Sarbumusi di Kabupaten Bogor yang tersebar di sembilan perusahaan.
Dia berharap pelantikan pengurus K-Sarbumusi membuat organisasi semakin solid.
"Semoga semakin banyak inovasi yang dilakukan untuk kesejahteraan anggota," tutur Didin.
Senada, Ayuningsih Purwaningrum, Dewan Penasihat DPC K-Sarbumusi Kabupaten Bogor, berharap K-Sarbumusi berbeda dengan serikat-serikat buruh lainnya di Kabupaten Bogor.
"Kita mengutamakan musyawarah untuk mufakat ketika menemukan ada masalah ketenagakerjaan di lapangan," ucapnya.
Dia mengungkapkan pihaknya akan menjalin kemitraan yang baik dengan pemerintah daerah dan dunia usaha.
"Tidak ada masalah yabg tidak bisa diselesaikan dengan baik. Kalau kita duduk bareng, pasti ada solusi," tandas Ayuningsih.