Rabu, 15 April 2026

Operasional Diambil Perumda PAM Jaya, Pelanggan Aetra dan Palyja Tak Perlu Daftar Ulang

Perumda PAM Jaya menyatakan kesiapannya untuk operasional penuh layanan air di Ibu Kota mulai Kamis (2/2/2023) dan dipastikan tidak ada gangguan.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin saat berbicara soal kesiapan operasional penuh korporasi, di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (1/2/2023). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perumda PAM Jaya menyatakan kesiapannya untuk operasional penuh layanan air di Ibu Kota mulai Kamis (2/2/2023).

Diketahui selama 25 tahun terakhir, pengelolaan air dipegang dua mitra swasta yaitu PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Aetra Air Jakarta.

Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin memastikan pelayanan air minum perpipaan di Jakarta tidak akan terganggu.

Selain itu, setiap pelanggan di wilayah Timur Jakarta (pelangan Aetra) dan pelanggan di wilayah Barat Jakarta (pelanggan Palyja) akan otomatis menjadi pelanggan PAM Jaya tanpa perlu melakukan pendaftaran sambungan baru.

“Terkait pembayaran pun bisa dilakukan melalui mini market terdekat, mobile banking, dan e-commerce,” ujar Arief usai apel kesiapan operasional penuh di Kantor PAM Jaya, kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat pada Rabu (1/2/2023).

Baca juga: PAM Jaya Gandeng Polda Metro Jaya untuk Amankan Aset Vital Air Bersih Jelang Transisi

Arief menjelaskan, selama satu tahun ke belakang PAM Jaya telah melaksanakan proses transisi dan transformasi dengan tata kelola perusahaan yang baik, serta berbagai pendampingan.

Artinya, lanjut Arief, proses tersebut menandakan bahwa kesiapan PAM Jaya hari ini didasarkan pada persiapan yang matang.

“Kita tentu saja ingin proses transisi dan transformasi operasional penuh air perpipaan oleh PAM Jaya tetap berjalan lancar, namun tetap pada prinsip yang transparan serta berlandaskan pada tata kelola perusahaan yang baik,” katanya.

Arief mengungkapkan, proses persiapan PAM Jaya telah dimulai dari Kick Off Event Transisi dan Transformasi PAM Jaya, kolaborasi dengan Kejati DKI Jakarta dalam transisi kontrak konsesi dan percepatan pembangunan SPAM, penandatanganan nota kesepahaman dengan BPKP, Kick-Off Operasional PAM Jaya.

Kemudian konsultasi publik rencana kerja sama pengembangan SPAM di Provinsi DKI Jakarta, market sounding, penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara PAM Jaya dan Moya Indonesia.

Baca juga: PAM Jaya Gandeng Polda Metro Jaya untuk Amankan Aset Vital Air Bersih Jelang Transisi

Lalu Town Hall management meeting, perekrutan 1.097 karyawan Palyja dan Aetra, pembinaan mental dan fisik bersama Rindam Jaya, kesepakatan penyelesaian shortfall, kolaborasi dengan Kodam Jaya, serta kerja sama dengan Direktorat Pam Obvit Polda Metro Jaya.

Menurutnya, PAM Jaya telah memastikan lima elemen penting telah terpenuhi, yakni tersedianya struktur organisasi full operation yang mengakomodir karyawan mitra termasuk posisi dan jabatan, tersedianya SDM secara kuantitatif (jumlah) dan kualitatif (kompetensi) yang siap untuk menjalankan pengoperasian penuh.

Lalu tersedianya proses bisnis pengelolaan SPAM yang akan dijalankan, tersedianya sistem dan aplikasi yang siap digunakan untuk pengoperasian penuh, serta tersedianya alat dan material penunjang operasional dan pelayanan.

“PAM Jaya juga telah memastikan kesiapan 5M, yakni kesiapan SDM (Man), kesiapan material dan alat kerja (Material), kesiapan sistem dan aplikasi (Machine), kesiapan operasi dan pelayanan (Method), dan kesiapan anggaran (Money),” jelas Arief.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved