Tingkatkan Pemerataan Kesehatan, Obat dan Vitamin Gratis Dibagikan untuk Masyarakat di Papua
Ribuan obat dan vitamin dibagikan gratis kepada masyarakat di Papua untuk pemerataan kesehatan khususnya agar terhindari dari penyakit cacingan.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penyakit cacingan menjadi salah satu penyakit berbahaya bagi manusia yang dalam jangka panjang karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi penderitanya.
Salah satu masalah yang erat kaitannya dengan cacingan adalah penyakit gizi buruk yang dapat menyerang orang dewasa maupun anak-anak. Beberapa tahun silam di Papua bahkan pernah Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat gizi buruk.
Untuk itu Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia (SETWAPRES) bersama Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD) gelar program sosial “Kitorang Melihat Terang di Ufuk Timur”.
Institusi lain mulai dari Direktorat Jenderal Pajak Republik Indonesia (DJP-RI), Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI), Gramedia hingga ERHA Clinic Indonesia ikut ambil bagian.
Baca juga: Gandeng Ikatan Alumni Farmasi ITB dan IAI, ITB Salurkan Bantuan Kesehatan Bagi Korban Gempa Cianjur
Sekretaris Jenderal GP Farmasi Indonesia, Andreas Bayu Aji mengatakan GPFI berkomitmen membantu program Kitorang Melihat Terang di Ufuk Timur ini dengan membagikan 4.000 obat cacing, 6.000 vitamin dan 9.000 obat influenza.
“Dalam upaya membantu pemerataan kualitas kesehatan di Indonesia melalui pemberantasan penyakit cacingan, influenza dan malnutrisi pada anak-anak di Papua,” ucapnya berdasarkan keterangan, Selasa (31/1/2023).
Kegiatan ini dimulai dengan membagikan obat cacing, obat influenza dan vitamin, pemeriksaan kesehatan masyarakat dan operasi katarak gratis bagi 400 masyarakat Kabupaten Puncak Jaya, Papua pada 27 Januari 2023 sampai 2 Februari 2023.
Selain itu kegiatan diharapkan dapat membawa dampak baik untuk meningkatkan pemerataan kualitas kesehatan masyarakat di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.
Baca juga: 335 Obat Sirup Kembali Beredar di Toko Obat dan Apotek Resmi, GPFI Pastikan Aman Dikonsumsi
“Kami percaya, kegiatan ini dapat membawa dampak baik bagi masyarakat Papua yang sekaligus dapat mewujudkan program Indonesia Sehat 2025,” kata Andreas.
Penjabat Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Tumiran memberikan apresiasi dan menilai bahwa Program Kitorang Melihat Terang di Ufuk Timur menjadi semangat di awal tahun untuk bergerak bersama memperbaiki kesehatan di Tanah Papua.
Fokus kami menyelesaikan masalah kesehatan dan kualitas hidup masyarakat. Kami percaya melalui kolaborasi dari berbagai pihak akan mempermudah mengatasi masalah-masalah kesehatan yang kami hadapi,” ungkapnya.
Selain itu pihaknya berharap program ini dapat bersifat sustainable (berkelanjutan) sehingga terciptanya ekosistem kesehatan yang baik dan tidak ada lagi anak cacingan dan malnutrisi di Tanah Papua.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
Bocah 3 Tahun Cacingan hingga Meninggal, Ternyata Begini Cara Bersarang di Tubuh |
![]() |
---|
Nama Paulus Waterpauw jadi Pilihan Teratas, Unggul dalam Survei Pilkada Papua 2024 |
![]() |
---|
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia Coba Tentukan Mau Kemana Arah Usaha Farmasi Indonesia |
![]() |
---|
335 Obat Sirup Kembali Beredar di Toko Obat dan Apotek Resmi, GPFI Pastikan Aman Dikonsumsi |
![]() |
---|
Kehadiran Provinsi Baru Dinilai Mampu Membuat Masyarakat Papua Lebih Sejahtera dan Damai |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.