Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Regional

Begini Mitos Buaya yang Selamatkan Jasad Bayi di Kalimantan

Belakangan warga Indonesia digegerkan dengan seekor buaya yang menyelamatkan jasad bayi yang tenggelam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Tayang:
Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Belakangan warga Indonesia digegerkan dengan seekor buaya yang menyelamatkan jasad bayi yang tenggelam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.

Seperti tidak lazim, buaya tersebut terekam video membawa jasad bayi di atas kepalanya. Bukannya dimakan, jasad bayi tersebut justru diantarkan si buaya ke permukaan sungai dan ditemukan keluarganya.

Kisah aneh tapi nyata itu membuat warga Indonesia geger lantaran seperti cerita dongeng.

Namun siapa sangka, ternyata hidup berdampingaBelakangan warga Indonesia digegerkan dengan seekor buaya yang menyelamatkan jasad bayi yang tenggelam di Sungai Mahakam, Kalimantan Timur.n dengan buaya memang sudah menjadi ciri khas masyarakat Kalimantan khususnya warga Dayak.

Hidup di sepanjang Sungai Mahakam, membuat warga Dayak memiliki sejuta kearifan lokal, termasuk bagaimana caranya hidup berdampingan dengan makhluk predator sekalipun.

Dikutip dari situs Kemendikbud warga Kalimantan Selatan bahkan memiliki mitos tentang keberadaan buaya.

Sebagian masyarakat Banjar Kalimantan Selatan, ada yang mempercayai keberadaan buaya gaib atau siluman.

Buaya-buaya tersebut harus diberi makan makanan tertentu, minimal setahun sekali.

Jika tidak, maka buaya-buaya itu bisa meminta korban, atau membuat salah satu ahli waris buaya tersebut kesurupann, atau mengalami hal-hal yang bersifat metafisik, seperti sakit yang tidak jelas penyebabnya.

Kepercayaan masyarakat ini sudah ada sejak berdirinya kerajaan Banjar, dan masih berlaku hingga sekarang.

Karena itu, pada bulan Dzulhijjah atau bulan Safar (kalender Arab/Hijriah), masyarakat yang memiliki ‘hubungan kekerabatan’ dengan buaya tersebut biasanya menyampir (memberikan sesajen) yang dilarung ke sungai.

Ada tiga kisah mitologi warga Banjar terkait dengan buaya. Mitologi pertama tentang buaya yang dipercaya berasal dari Putri Junjung Buih.

Dari asal-usul penemuan Putri Junjung Buih yang aneh mengapung di atas buih itulah, maka ada yang menganggap bahwa sang putri adalah titisan ‘buaya gaib’.

Maka anak cucu keturunannya, adalah ahli waris yang harus memelihara buaya-buaya gaib tersebut.

Mitologi kedua, warga Banjar percaya buaya berasal dari bayi yang menghilang setelah dilahirkan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved