Senin, 13 April 2026

Perumda Pasar Jaya Bantah Dugaan Beras Bansos di Gudang, Faktanya Sisa Stok Retail

Perumda Pasar Jaya membantah dugaan beras bantuan sosial (bansos) yang menumpuk di gudang kawasan Pulogadung, Jakarta Timur karena sisa hasil retail.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Junianto Hamonangan
Freepik.com
Perumda Pasar Jaya membantah dugaan beras bantuan sosial (bansos) yang menumpuk di gudang kawasan Pulogadung, Jakarta Timur karena sisa hasil retail. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Perumda Pasar Jaya membantah ada dugaan beras bantuan sosial (bansos) yang menumpuk di gudang kawasan Pulogadung, Jakarta Timur.

Perseroan yang bergerak di bidang pangan tersebut menyebut, beras yang menumpuk di gudang merupakan sisa hasil retail.

“Terdapat sisa stok yang merupakan persediaan atas usaha retail Perumda Pasar Jaya lebih kurang 920.000 kilogram (920 ton) saat ini tersimpan di Gudang kawasan Pulogadung. Selama penyimpanan, beras tersebut mengalami penurunan kualitas,” kata Corporate Secretary Perumda Pasar Jaya Muhammad Fachri berdasarkan keterangannya pada Rabu (18/1/2023).

Baca juga: Politikus Cantik Tsamara Amany Dukung Erick Thohir Jadi Ketum PSSI, Sebut Punya Nyali dan Prestasi

Menurutnya, Perumda Pasar Jaya telah berhasil menuntaskan pekerjaan dari Dinas Sosial untuk penyedia dan penyaluran bansos pada periode April-Desember 2020 lalu. Bansos diberikan untuk warga Jakarta yang terdampak pandemi Covid-19.

“Sebagai Perusahaan BUMD DKI yang juga menjalankan prinsip Good Corporate Governance/Tata kelola Perusahaan di dalam menjalankan operasionalnya maka pada September 2022 Pasar Jaya mengajukan lelang terbuka terhadap stok beras tersebut kepada Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL),” jelasnya.

Informasi ini, kata dia, diumumkan melalui media cetak nasional pada 31 Oktober 2022 dan pelaksanaan lelangnya pada bulan November 2022.

Baca juga: Universitas Jember Dapat Beasiswa StuNed dari Pemerintah Belanda untuk Pelatihan di Bidang HAM

Selama pelaksanaan lelang seluruh informasi terkait kondisi serta kualitas beras yang akan dilelang telah terinformasi secara terbuka kepada seluruh peserta lelang.

“Pada saat proses lelang awal tersebut belum mendapatkan peminat yang sesuai dengan ketentuan lelang atau gagal lelang,” ucapnya.

“Menindaklanjuti lelang gagal awal tersebut maka bulan Desember 2022 Pasar Jaya mengajukan kembali lelang terbuka kepada KPKNL dan telah mendapatkan jadwal lelang pada tanggal 31 Januari 2023,” lanjutnya. (faf)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved