Berita Video
VIDEO Raisa Hampir Tersambar Api saat Selamatkan Motornya di Kebakaran Mampang
Raisa Indra Pratama (14), yang saat itu tengah berada di dalam rumah masih belum menyadari apa yang sedang terjadi.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Ahmad Sabran
WARTAKOTALIVE.COM, MAMPANG PRAPATAN- "Kebakaran, kebakaran, cepet keluar". Teriakan itu menyeruak di keheningan malam.
Raisa Indra Pratama (14), yang saat itu tengah berada di dalam rumah masih belum menyadari apa yang sedang terjadi.
Tak lama berselang, bunyi teriakan itu semakin keras. Raisa dan ibunya pun keluar untuk mencari tahu apa insiden yang tengah terjadi.
Baru saja membuka pintu, terlihat oleh Raisa, sejumlah warga berhamburan dari dalam rumahnya.
Gang sempit sebahu orang dewasa itu nampaknya jadi akses satu-satunya para warga untuk menyelamatkan diri.
Saat itu, kondisi memang cukup gelap, Raisa dan ibunya baru menyadari kejadian kebakaran itu setelah melihat kobaran api yang cukup besar dari atap salah satu rumah warga.
"Ibu saya panik kan, saya juga langsung panik pas itu, karena api udah keliatan besar," katanya saat ditemui wartakotalive.com di Jalan Bangka Buntu I, Mampang Prapatan, Selasa (26/12/2022).
Tanpa pikir panjang, Raisa dan ibunya langsung menyelamatkan barang beserta surat berharga.
Raisa pun mencoba untuk menyelamatkan pakian dia dan ibunya. Namun apa daya, api sudah terlanjur menjalar ke berbagai area termasuk rumah kontrakan Raisa.
"Yang bisa diselamatin itu cuma Kartu Keluarga, Ijazah, sama KTP, sisanya ga bisa diselamatin," ujar Raisa.
Usai menyelamatkan surat-surat berharga, mereka berdua langsung mencari tempat aman.
Tak lama kemudian, tanpa aba-aba ibu Raisa berlari ke arah rumah yang sudah dilahap api sebagian, untuk menyelamatkan motornya.
"Ibu lari, sambil nangis ke arah rumah, karena motor lupa ga diselamatin, saking paniknya, tapi dihalangin warga," kata Raisa.
Beruntung, motor milik Raisa ternyata berhasil diselamatkan warga sesaat sebelum api membakar rumahnya.
Kini, Raisa dan ibunya mengungsi di Masjid Al-Aqwam bersama para penyintas lain.
Ia mengaku sangat sedih karena harus meninggalkan rumah yang sudah ia tempati sejak tahun 2015 itu.
Raisa berharap rumahnya bisa ditempati seperti sedia kala.
"Sedih karena harus mengungsi, saya berharap rumah ibu bisa ditempati lagi," ungkapnya. (m41)