Kamis, 9 April 2026

Pemilu 2024

Djarot Saiful Hidayat: Politik Identitas Itu Jahat

Djarot pun mengajak masyarakat menghindari praktik politik identitas. Sebab menurutnya, hal itu berbahaya bagi keberagaman bangsa.

Wartakotalive/Gilar Prayogo
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengecam penggunaan politik identitas, jelang Pemilu 2024. 

WARTAKOTALIVE, JAKARTA - Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengecam penggunaan politik identitas, jelang Pemilu 2024.

“Politik identitas itu jahat, karena akan mengeksploitir (memanfaatkan) identitas masing-masing."

"Guna apa? Untuk membenci, untuk merenggangkan, untuk mencaci identitas yang berbeda,” kata Djarot, ditemui di sela diskusi publik ‘Bahaya dan Antisipasi Menghadapi Politik Identitas Jelang Pemilu 2024, di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (23/12/2022).

Menurutnya, Indonesia merupakan bangsa yang punya keragaman budaya.

Perbedaan itu, lanjut dia, membuat republik ini terdiri dari bangsa yang majemuk, sehingga memiliki identitas yang berbeda-beda.

Kendati demikian, Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP ini menilai perbedaan itu tidak dijadikan alat untuk memperkeruh suasana, khususnya pada pesta demorasi lima tahunan di 2024 mendatang.

Baca juga: Jokowi Kembali Buka Kemungkinan Reshuffle Kabinet

“Mungkin ada perbedaan-perbedaan pilihan dalam politik. Tapi kita waspadai, tanpa harus membenci dan menyebarkan fitnah satu sama lain,” paparnya.

Djarot pun mengajak masyarakat menghindari praktik politik identitas. Sebab menurutnya, hal itu berbahaya bagi keberagaman bangsa.

“Masing-masing punya identitas, marilah kita hindari itu."

Baca juga: JADWAL Lengkap dan Live Streaming Misa Malam Natal dan Natal 2022 di Jakarta, Tangerang, dan Bekasi

"Justru dengan identitas kita masing-masing berbeda-beda ini, justru kita diminta untuk membangun budaya politik yang berkeadaban.”

“Oleh sebab itu, ini harus ditanamkan. Maka saya senang sekali hari ini kita mengangkat tema ini terutama untuk anak-anak muda,” tuturnya. (Naufal Lanten)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved