Pemilu 2024

DPD Gerindra Maluku Utara Manfaatkan Teknologi Informasi untuk Demokrasi

DPD Partai Gerindra Maluku memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk pendidikan demokrasi.

Penulis: Desy Selviany | Editor: Desy Selviany
Istimewa
Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara Muhaimin Sarif tengah kanan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - DPD Partai Gerindra Maluku memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk pendidikan demokrasi.

Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara Muhaimin Sarif mengatakan bahwa Kehidupan manusia modern pada zaman perkembangan teknologi yang masif terus diarahkan untuk mencapai solusi cerdas dan praktis.

Berbagai konsep Smart-X mulai membanjiri lini kehidupan mulai dari smart city, smart education, smart campus, smart organization, dan sebagainya.

Segala bentuk konsep Smart-X tersebut ternyata merupakan satu kesatuan sistem yang satu sama lain terkait dengan transformasi digital.

Era digital, yang ditandai oleh pergeseran besar (big shifting) dari teknologi mekanik dan analog kepada teknologi digital, yang sejatinya sudah dimulai sejak tahun 1980an.

Don Tapscott (1996) menyebutkan karakter perubahan ke arah digitalisasi, dimana dunia telah bergeser dari masyarakat industri yang berbasis pada baja, kendaraan, dan jalan raya, ke arah masyarakat ekonomi baru yang dibentuk oleh silicon, komputer, dan jaringan (networking).

Menurutnya digitalisasi merupakan pencapaian yang dihasilkan dari proses industrialisasi yang berkembang tahap demi tahap, dari mulai revolusi industri pertama, kedua, ketiga hingga keempat. 

Pada revolusi industri keempat inilah, teknologi digital berkembang dengan pesat.

Fenomena digitalisasi ini sejatinya terjadi di hampir semua sektor kehidupan manusia, dari mulai sektor bisnis, urusan publik dan pemerintahan, pendidikan, kesehatan, sosial-politik, hingga dalam kehidupan domestik (keluarga).

Meskipun demikian, digitalisasi yang terjadi di social politik telah menjadi enabler dan driver yang mempengaruhi perkembangan digitalisasi di sektor-sektor lainnya.

"Digitalisasi berperan memberikan nilai tambah (added value) bagi partai politk untuk menghasilkan kinerja yang lebih efektif, efisien, cepat dan lincah (agile)," ujarnya pada Senin (19/12/2022).

Penerapan teknologi informasi yang difokuskan untuk mendukung fungsi sistem dan data dalam konteks pelayanan organisasi kepada masyarakat, dimana ia berguna untuk membangun jaringan yang menghubungkan perangkat, objek, dan manusia.

Baca juga: NasDem Gelar Karpet Merah Sambut Gerindra di Koalisi Perubahan, Capresnya Tetap Anies Baswedan

Partai Gerindra secara nasional adalah partai dengan predikat terbaik dalam pengelolaan ruang publik di era keterbukaan, memanfaatkan ruang publik dalam konteks pendidikan demokrasi.

Era saat ini adalah era informasi sehingga peran media dalam demokrasi merupakan kunci kapiler demokrasi.

Perkembangan media begitu sangat memberi dampak strategis terhadap konsolidasi demokrasi dalam bentuk tindak lanjut agar partai dapat menjadi ruang penghubung antara pemerintah dan rakyat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved