Selasa, 7 April 2026

Polisi Tembak Polisi

Kuasa Hukum Bharada E: Kesaksian Ricky Rizal 70 Persen Diragukan

Ronny Talapessy menilai kesaksian Ricky Rizal di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J banyak yang janggal.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Budi Sam Law Malau
Kolase foto/net
Sidang pembunuhan Brigadir J, Senin (5/12/2022), Ricky Rizal bersaksi untuk terdakwa Bharada E dan Kuat Maruf 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kuasa hukum Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Ronny Talapessy menilai kesaksian Ricky Rizal di persidangan kasus pembunuhan Brigadir J banyak yang janggal.

Jika dipersentase kata Ronny, 30 persen kesaksian Ricky Rizal benar dan 70 persen sisanya diragukan.

"Kami menilai keterangan dari Ricky Rizal ini 30 persen yang bener, 70 persennya diragukan," kata Ronny kepada awak media, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Menurut Ronny, kesaksian Ricky Rizal tidak sesuai dengan fakta persidangan yang sudah diungkap sebelumnya. Misalnya seperti arahan menggunakan HT.

Ronny mengatakan sistem HT itu satu jaringan sehingga ketika ada panggilan untuk Ricky Rizal maka yang lain pun akan ikut mendengar.

"Kan Ricky Rizal mengatakan dipanggil Ferdy Sambo melalui HT. Tadi sudah ditanyakan kepada seluruh ajudan bahwa tidak ada perintah dari HT untuk Ricky Rizal naik ke lantai tiga," katanya.

Baca juga: Ricky Rizal: Brigadir J Menangis Saat Dikejar Kuat Maruf Turun Dari Lantai 2 Rumah di Magelang

Kemudian, hal yang paling tak masuk akal kata Ronny adalah soal peristiwa tembak menembak yang tidak diketahui oleh Ricky Rizal.

Sebab usai peristiwa tersebut, para ajudan Ferdy Sambo langsung dibawa ke Provos pada pukul 20.00 WIB.

Kemudian disusul oleh Ferdy Sambo yang sampai di Provos pada pukul 22.00 WIB.

Baca juga: Ricky Rizal Sebut Ferdy Sambo Tidak Perintah Bharada E Tembak Brigadir J, "Kok Ditembak?"

"Yang kedua, kok tiba-tiba Ricky Rizal ini tidak tahu ada peristiwa tembak menembak. Karena yang paling terakhir itu adalah saudara Richard Eliezer, itu kan pertanyaan simpel. Tadi dijawab bahwa ia mengetahui peristiwa itu ketika di Provos," ujarnya.

Hal ini, kata Ronny tidak masuk karena ada jeda waktu selama dua jam sebelum Ferdy Sambo tiba.

Artinya selama itu tidak mungkin Ricky Rizal tak mengetahui soal peristiwa tersebut.

"Nah kembali lagi kita sebelumnya sudah menanyakan kepada sesprinya Ferdy Sambo kapan para terdakwa ini diantar, jam 20.00 WIB malam. Pertanyaan kedua kita tanyakan kepada sesprinya Ferdy Sambo dia sampai jam berapa, jam 22.00 WIB malam. Ko tiba-tiba dia bilang baru mengetahui peristiwa tembak menembak di pemeriksaan Propam? Ini ga nyambung," katanya Ronny. (m41)

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved